HUT Polwan ke-78, Kapolda Maluku Dorong Polwan Jadi Garda Terdepan Pelayanan Humanis
Mesya Marasabessy September 02, 2026 03:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Peringatan Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-78 menjadi momentum bagi Polda Maluku untuk memperkuat peran Polwan sebagai garda terdepan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan humanis.

Pesan tersebut disampaikan Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto dalam acara syukuran Hari Jadi Polwan Republik Indonesia ke-78 yang digelar di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Selasa (1/9/2026).

Mengusung tema “One Police Woman, Extraordinary Impact”, peringatan tahun ini tidak hanya menjadi refleksi perjalanan 78 tahun pengabdian Polwan Indonesia, tetapi juga penegasan bahwa setiap personel Polwan mampu menghadirkan perubahan besar melalui tugas dan pengabdiannya kepada masyarakat.

Acara tersebut dihadiri Ketua Pengurus Bhayangkari Daerah Maluku sekaligus Ibu Asuh Polwan Polda Maluku, Ny. Vitri Dadang Hartanto, Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, para pejabat utama Polda Maluku, pengurus Bhayangkari, Pakor Polwan, seluruh personel Polwan dan ASN wanita Polda Maluku.

Turut hadir perwakilan purnawirawan dan sesepuh Polwan, serta Korps Wanita TNI dari Kodam XV/Pattimura, Kodaeral IX Ambon, dan Lanud Pattimura Ambon.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi atas kiprah dan pengabdian Polwan yang selama hampir delapan dekade telah menunjukkan peran strategis dalam mendukung tugas-tugas Kepolisian.

"Saya mengucapkan selamat Hari Jadi Polisi Wanita Republik Indonesia ke-78 kepada seluruh Polwan, khususnya Polwan Polda Maluku. Momentum ini harus menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang dan pengabdian Polwan yang telah menunjukkan kiprah luar biasa dalam berbagai bidang tugas Kepolisian," kata Dadang.

Baca juga: Wagub Maluku Tegaskan Dukungan Terhadap Perjuangan Konsorsium Lease

Baca juga: Sekda Maluku: Latsar CPNS Harus Membentuk ASN Profesional, Adaptif dan Berintegritas

Menurut Kapolda, tema “One Police Woman, Extraordinary Impact” harus menjadi semangat bagi setiap Polwan untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Setiap Polwan harus mampu memberikan dampak positif yang nyata dan signifikan bagi masyarakat. Dengan profesionalisme, integritas, moralitas, dan kinerja yang baik, satu Polwan pun dapat menghadirkan dampak yang luar biasa bagi kehidupan masyarakat, khususnya di Maluku," tegasnya.

Polwan Dituntut Adaptif Hadapi Tantangan Zaman

Kapolda menilai perkembangan teknologi yang semakin cepat serta meningkatnya kompleksitas persoalan keamanan menuntut seluruh personel Polri, termasuk Polwan, untuk terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan.

Polwan diharapkan tidak hanya berperan dalam fungsi pembinaan, tetapi juga mampu mengambil bagian dalam berbagai tugas operasional Kepolisian untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Tugas Polri adalah menghadirkan rasa aman dalam kehidupan masyarakat. Mulai dari masyarakat yang bekerja, berdagang, berbelanja hingga anak-anak yang pergi ke sekolah. Dalam mewujudkan kondisi tersebut, saya meminta peran Polwan terus dimaksimalkan dan mampu berdiri sejajar dalam memberikan kontribusi terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujar Kapolda.

Selain menjaga keamanan, Kapolda juga menekankan pentingnya penguatan peran Polwan dalam menangani persoalan sosial, khususnya perkara yang berkaitan dengan perempuan dan anak.

Menurutnya, karakteristik kasus perempuan dan anak membutuhkan pendekatan khusus yang mengedepankan profesionalisme, empati, serta perlindungan terhadap korban.

"Kehadiran Polwan dalam organisasi Polri sangat penting dan strategis, termasuk dalam penanganan perkara-perkara yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Kami terus mendorong penguatan pelayanan dan kapasitas personel agar masyarakat mendapatkan perlindungan serta penanganan yang profesional, humanis dan berkeadilan," ungkapnya.

Polda Maluku Usulkan Direktorat PPA Mandiri

Sebagai bentuk penguatan pelayanan terhadap perempuan dan anak, Kapolda Maluku mengungkapkan pihaknya telah mengusulkan kepada Mabes Polri agar Polda Maluku memiliki Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang mandiri.

Menurutnya, keberadaan direktorat tersebut akan memperkuat sistem pelayanan dan penanganan berbagai persoalan perempuan dan anak di wilayah Maluku.

"Kami telah mengusulkan agar Polda Maluku dapat memiliki Direktorat PPA yang mandiri. Harapannya, penguatan organisasi ini nantinya dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan dan penanganan persoalan perempuan dan anak dengan dukungan personel-personel terbaik yang dimiliki Polda Maluku," jelasnya.

Rangkaian syukuran Hari Jadi Polwan ke-78 diawali dengan pembukaan, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Polwan RI, serta berbagai rangkaian kegiatan lainnya.

Acara dilanjutkan dengan pemutaran selayang pandang perjalanan dan pengabdian Polwan Polda Maluku, laporan Ketua Panitia Kompol Meytha M. Samuri, S.H., hingga persembahan lagu karya Putri Pasanea untuk Polwan Polda Maluku.

Momentum syukuran ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Kapolda Maluku, ramah tamah, hiburan, serta foto bersama.

Di usia ke-78 tahun, Polwan Indonesia terus dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai utama pengabdian, profesionalisme, dan integritas.

Melalui semangat “One Police Woman, Extraordinary Impact”, Polda Maluku menegaskan komitmennya menjadikan Polwan sebagai bagian penting dalam transformasi Polri yang semakin profesional, responsif, dan dipercaya masyarakat.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.