Buka PKKMB STIPER Flores Bajawa, Bupati Ngada: Mahasiswa Harus Kritis dan Solutif
Nofri Fuka September 02, 2026 03:57 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Bupati Ngada Raymundus Bena mengajak mahasiswa baru STIPER Flores Bajawa menjadi agent of change (agen perubahan) dengan menerapkan pola berpikir kritis dan solutif dalam kehidupan bermasyarakat.

Hal itu disampaikan Raymundus Bena saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut digelar di Kampus C Turekisa.

Bupati Raymundus mengatakan, mahasiswa harus memiliki kepedulian terhadap berbagai dinamika sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada STIPER Flores Bajawa yang telah melibatkan mahasiswa sebagai relawan dalam penanganan gempa Flores di Kecamatan Riung dan Riung Barat yang merupakan zona merah.

 

Baca juga: Pascagempa Flores, STIPER Flores Bajawa Kembali Kuliah Tatap Muka Mulai 7 September 2026

 

 

“Harus ada kepedulian atas persoalan yang ada di sekitar kalian. STIPER telah melakukan itu dengan menerjunkan mahasiswa dalam penanganan korban gempa Flores di Riung dan Riung Barat,” ujar Raymundus.

Ia berharap mahasiswa tidak hanya kritis dalam melihat persoalan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi dalam berbagai dinamika kehidupan bermasyarakat.

“Mahasiswa harus mampu berpikir kritis, harus berpikir objektif, ilmiah, dan solutif,” ungkapnya.

Sementara itu, jumlah mahasiswa baru STIPER Flores Bajawa tahun akademik 2026/2027 mencapai 148 orang. Rinciannya, Program Studi Agribisnis 23 mahasiswa, Agroteknologi 31 mahasiswa, Bioter 10 mahasiswa, NTPT 21 mahasiswa, dan Peternakan 63 mahasiswa.

Pelaksanaan PKKMB berlangsung selama empat hari, yakni 2-5 September 2026. Sementara kegiatan perkuliahan tatap muka dijadwalkan dimulai pada 7 September 2026.

Ketua STIPER Flores Bajawa, Dr. Nicolaus Noywuli, berharap melalui PKKMB mahasiswa baru dapat menyesuaikan diri dengan visi dan misi kehidupan kampus.

Ia mengatakan, mahasiswa baru STIPER Flores Bajawa berasal dari berbagai kabupaten di Pulau Flores hingga Flores Timur.

Profil Singkat STIPER Flores Bajawa

Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER FB) merupakan perguruan tinggi swasta di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang bergerak di bidang pendidikan pertanian dan peternakan. 

STIPER FB didirikan melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ngada dan Gereja Katolik Keuskupan Agung Ende, serta diselenggarakan Yayasan Persekolahan Umat Katolik Ngada (YASUKDA). 

STIPER FB resmi berdiri berdasarkan SK Mendikbud Nomor 517/M/2020 tertanggal 8 Mei 2020.

Kampus/rektoratnya beralamat di Jalan Piere Tendean, Kelurahan Tanalodu, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. 

Saat ini STIPER FB memiliki lima program studi jenjang S1, yaitu:

  • Agroteknologi
  • Peternakan
  • Agribisnis
  • Biologi Terapan
  • Nutrisi dan Teknologi Pakan Ternak 

STIPER FB juga aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, termasuk pemberdayaan di bidang pertanian dan peternakan. 

Salah satu kegiatan yang pernah dibuat adalah pelatihan pembuatan pakan ternak bersama masyarakat di Desa Inegena, Kecamatan Bajawa Utara. (Cha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.