TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Kabupaten Mamuju Tengah menjadi titik fokus pelaksanaan Gerakan Edukasi Pangan dan Gizi yang digagas Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bersama Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Barat.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, dengan menyasar masyarakat dan keluarga.
Pemilihan Mamuju Tengah sebagai lokasi penguatan edukasi pangan dan gizi menunjukkan perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah yang tergolong masih muda ini.
Melalui kegiatan yang digelar di tingkat desa tersebut, TP PKK dan Dinas Pangan berupaya memberikan pemahaman langsung kepada warga Tobadak mengenai pentingnya pemenuhan pangan yang aman, beragam, bergizi, dan seimbang.
Baca juga: Aliansi Mahasiswa Pemerhati Hukum Sulbar Desak Eksekusi Lahan di Karema Mamuju Ditunda
Baca juga: Menginspirasi, Cerita Rio Remaja Mamasa Dulu Tak Sekolah Kini Jadi Relawan ATS
Edukasi ini menekankan bahwa apa yang tersaji di meja makan setiap hari turut menentukan kualitas tumbuh kembang anak dan kesehatan seluruh anggota keluarga di Mamuju Tengah.
Dalam kunjungannya ke Mamuju Tengah, Nursyamsi Rahim hadir mewakili Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Barat.
Turut mendampingi jajaran TP PKK Provinsi, unsur pemerintah desa, serta tokoh masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Kehadiran para pemangku kepentingan di Tobadak menjadi bukti komitmen bersama untuk menggerakkan perubahan pola pikir masyarakat di Kabupaten Mamuju Tengah, tidak hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai pelaku utama dalam mewujudkan keluarga sehat.
Nursyamsi Rahim L, yang juga menjabat sebagai Kepala DKPPKB Sulbar, menegaskan fokus kegiatan di Mamuju Tengah merupakan bagian dari strategi untuk menjangkau masyarakat di tingkat akar rumput secara lebih mendalam.
"Kami ingin keluarga-keluarga di Mamuju Tengah tidak sekadar tahu, tetapi mampu mengolah dan memanfaatkan sumber pangan lokal yang tersedia di sekitar mereka. Inilah langkah nyata kami membangun kemandirian pangan dari desa," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Rabu (2/9/2026).
Edukasi yang diberikan tidak berhenti pada aspek teori.
Masyarakat Tobadak diajak untuk lebih bijak dalam memilih bahan makanan, memahami cara pengolahan yang higienis, serta menyusun menu bergizi seimbang bagi seluruh anggota keluarga, mulai dari balita, ibu hamil, hingga lansia.
Dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan masyarakat Mamuju Tengah, gerakan ini diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan berkelanjutan yang memperkuat ketahanan pangan dan gizi di kabupaten tersebut.
Kegiatan ini sejalan dengan visi "Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera" yang dicanangkan Gubernur Suhardi Duka.
Lewat penguatan edukasi di Mamuju Tengah, TP PKK optimistis dapat meletakkan fondasi kokoh bagi lahirnya keluarga-keluarga sehat, mandiri, dan berkualitas.
Dari Desa Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, kesadaran akan gizi mulai ditanamkan.
Dari keluarga-keluarga di sana, kebiasaan hidup sehat diharapkan terus tumbuh dan menginspirasi daerah lain di Sulawesi Barat.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi Anugrah