Sosok Zhafirra, Salah Satu Delegasi Termuda Festival Pemuda Internasional di Rusia
GH News September 02, 2026 04:10 PM
Jakarta -

Zhafirra Rabbani Yurianto akan berangkat ke International Festival of Youth atau Festival Pemuda Internasional di Ekaterinburg, Rusia, pada 11 September mendatang. Baru berusia 14 tahun, Firra adalah salah satu delegasi termuda.

International Festival of Youth (IFY) adalah rangkaian program yang mencakup dialog, pertukaran pengalaman, dan kolaborasi untuk membangun kerja sama generasi muda di berbagai bidang. Sebanyak 10.000 generasi muda dari 191 negara akan hadir dalam acara tersebut. Indonesia memberangkatkan 12 remaja usia 14-17 tahun dan 82 pemuda usia 18-35 tahun.

Salah satunya adalah Firra, seorang siswa kelas 3 SMP di SMP Pribadi Depok. Ketertarikannya pada dunia internasional dan kerelawanan mengantarkannya pada kesempatan ini.

Awalnya, Firra tidak mengetahui jika ada acara tersebut. Namun berkat informasi dan dorongan dari ibunda, Fira memberanikan diri mendaftar.

"Sebetulnya daftar program ini Firra gak expect untuk diterima, dan my mom told me to believe in myself, dan ternyata Firra kaget tiba-tiba aku ditelpon sama orang Rusia sore-sore katanya, 'You're going to Russia'," kenang Fira ditemui usai Pelepasan Delegasi Indonesia ke IFY 2026 di Russian House, Jalan Diponegoro, Nomor 12, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Dengan pembiayaan fully funded,Firra bisa mengikuti kegiatan secara penuh tanpa harus merogoh kocek pribadi.

"Dari abis aku pulang acara Rusia ini, aku berharap ide-ide yang aku dapat di Rusia ini bisa aku kembangin dan bisa buat aku berkembang lebih positif lagi di SMA. Karena saya kelas 9 udah mau SMA, jadi saya berharap bisa untuk berkembang lebih jauh lagi," jelasnya.

Kegiatan ini akan menjadi acara pertamanya ke luar negeri. Namun, di usianya yang masih sangat beliaFirra sudah memberanikan diri mengikuti beberapa acara lainnya, salah satunya adalah Bina Talent Indonesia dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Bina Talent Indonesia sendiri adalah pelatihankoding dan kecerdasan artifisial yang berlangsung selama 7 hari di Politeknik Negeri Jakarta.

"Kebetulan saya daftar Bina Talenta ini dan saya setelah mengikuti tahap online-nya, tahap online itu kita harus kayak zoom-zoom. Kita ikutin zoom, kita ngerjain tugas dari dosen juga. Terus karena Firra salah satu peserta paling aktif di Zoom itu di kelas Firra, jadi Firra diterima untuk tahap lanjutnya yang offline, yang fully funded oleh Kemendikdasmen," tuturnya.

Firra mengaku sangat ingin studi ke luar negeri. Ia berharap dengan prestasi yang ia pupuk sejak dini dapat membawanya ke cita-citanya.

"Saya pengen meraih prestasi sebanyak mungkin di umur saya yang masih muda ini, karena we're only young once," tegasnya.

Nikita Rosa
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.