Kebakaran Rumah Dua Lantai di Kerinci, Ibu dan Anak Alami Luka Bakar
Heri Prihartono September 02, 2026 04:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Satu unit rumah permanen dua lantai di Desa Kemantan Tinggi, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, Jambi, terbakar pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 23.15 WIB.

Rumah tersebut diketahui milik Khairuddin (55), seorang petani, dan istrinya, Muniharti (49), yang merupakan wiraswasta.

Kebakaran pertama kali diketahui Muniharti yang saat itu sedang tidur di kamar lantai dua. Ia terbangun setelah melihat kobaran api yang berasal dari bagian bawah kamar.

Api kemudian dengan cepat menyebar. Muniharti membangunkan anaknya, Era Fazira, yang sedang tidur di kamar sebelah.

Dalam kondisi darurat, Muniharti dan Era keluar dari rumah melalui jendela dengan cara merangkak. Keduanya kemudian menuju rumah tetangga, Suriati, sambil meminta pertolongan.

Saksi Hafiz yang melihat kobaran api dari luar rumah kemudian menghubungi layanan Call Center 110 Polri untuk meminta bantuan.

Tak lama kemudian, tiga unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Kerinci tiba di lokasi. Petugas kepolisian dari Polres Kerinci dan Polsek Air Hangat Timur juga datang untuk membantu proses pemadaman serta melakukan pengamanan di lokasi kejadian.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.30 WIB dengan bantuan warga dan petugas pemadam kebakaran.

Akibat kejadian tersebut, Muniharti mengalami luka bakar pada bagian telapak kaki. Sementara Era Fazira mengalami luka bakar pada bagian mulut, tangan, dan kaki.

Selain rumah utama, bagian dapur rumah milik Suriati juga ikut terbakar.

Sejumlah barang milik korban turut hangus dalam kejadian tersebut, antara lain dokumen penting, barang berharga, dua sepeda motor, laptop, telepon seluler, serta berbagai peralatan rumah tangga.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi dan keterangan korban serta saksi, kebakaran diduga dipicu korsleting atau arus pendek listrik pada bagian ruang bawah kamar Muniharti.

Kerugian akibat kebakaran tersebut untuk sementara ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.

Polisi telah mendatangi lokasi, melakukan pemeriksaan awal, meminta keterangan korban dan saksi, serta mendata kerugian akibat kebakaran.

(Tribunjambi.com/Herupitra)

Baca juga: Dapat Bantuan Rp2 Juta per KK, Warga Korban Kebakaran Cempaka Putih Pilih Ngekos

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.