Balita 5 Tahun di Tanjung Selor Ditemukan Meninggal di Sungai, Operasi SAR Resmi Ditutup
Amiruddin September 02, 2026 04:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan NS (5), balita perempuan yang sempat dinyatakan hilang dan tenggelam di perairan depan Dermaga PMKT, Selimau, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (2/9/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada pukul 13.50 WITA, setelah dilakukan upaya pencarian intensif selama beberapa jam oleh Tim SAR gabungan, bersama masyarakat setempat.

Koordinator Unit Siaga SAR Bulungan, Burhadi, menyampaikan bahwa pihaknya pertama kali menerima laporan kejadian dari warga sekitar pada pukul 10.00 WITA.

Usai menerima laporan, tim langsung bergerak cepat menuju Lokasi Kejadian Perkara (LKP).

"Pencarian kita terima informasinya, jam 10.15 WITA langsung kita briefing anggota untuk melakukan pencarian.

Jadi titik pencarian dilakukan radius 1 hingga 2 nautical miles untuk penyisiran," ujar Burhadi, Rabu (2/9/2026).

BOCAH TENGGELAM - Suasana saat jasad NS (5) ditemukan oleh Tim SAR gabungan, usai dilaporkan tenggelam di sungai, pada Rabu (2/9/2026). (TribunKaltara.com / Desi Kartika)
BOCAH TENGGELAM - Suasana saat jasad NS (5) ditemukan oleh Tim SAR gabungan, usai dilaporkan tenggelam di sungai, pada Rabu (2/9/2026). Seusai balita 5 tahun di Tanjung Selor ditemukan meninggal di sungai, Operasi SAR kini resmi ditutup hari ini. (TribunKaltara.com / Desi Kartika) (TribunKaltara.com/Desi Kartika Ayu)

 

Baca juga: Kisah Pilu Balita 5 Tahun di Tanjung Selor, Hilang Dini Hari Lalu Ditemukan Meninggal di Sungai

Gunakan Penyisiran Paralel dan Cara Tradisional

Dalam operasi SAR H-1 ini, Burhadi menjelaskan bahwa tim mengerahkan berbagai metode penyisiran di permukaan air, untuk memaksimalkan pencarian balita tersebut. 

Tidak hanya menggunakan armada modern, proses pencarian juga dibantu oleh kearifan lokal warga sekitar.

"Personel dari Basarnas ada 5 orang, kemudian dibantu anggota TNI/Polri, Polairud, BPBD, serta warga sekitar.

Metode pencarian yakni penyisiran paralel.

Tidak hanya itu, kami juga melakukan pencarian secara tradisional, yakni menggunakan rotan juga," jelasnya.

Kerja keras tim gabungan akhirnya membuahkan hasil di siang hari.

 

BOCAH TENGGELAM - Suasana haru saat ibu NS (5) menangis di dermaga tepi sungai, pada Rabu (2/9/2026). (TribunKaltara.com / Desi Kartika)
BOCAH TENGGELAM - Suasana haru saat ibu NS (5) menangis di dermaga tepi sungai, pada Rabu (2/9/2026). Seusai balita 5 tahun di Tanjung Selor ditemukan meninggal di sungai, Operasi SAR kini resmi ditutup hari ini. (TribunKaltara.com / Desi Kartika) (TribunKaltara.com/Desi Kartika Ayu)

Korban ditemukan pada koordinat 2°51'26.3"N 117°25'20.5"E, berjarak sekitar 200 meter dari lokasi awal korban diperkirakan terjatuh.

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 13.50 WITA, berjarak kurang lebih 200 meter dari LKP.

Selanjutnya korban langsung dievakuasi ke RSUD Kab. Bulungan," pungkasnya.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dihentikan dan ditutup pada pukul 14.05 WITA.

Sementara untuk jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Soemarno Sosroatmodjo untuk dilakukan pemeriksaan sebelum dibawa kerumah duka untuk disemayamkan.

(*)

Penulis : Desi Kartika

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.