Chelsea dapat Gantikan Enzo Fernandez dengan Sempurna Pemain dari Ligue 1
Khairil Rahim September 02, 2026 04:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Chelsea menyiapkan gelandang tengah Monaco, Lamine Camara di bursa transfer musim panas.

Cara di gadang sebagai pengganti Enzo fernandes yang memilih henghkang ke rival Liga Inggris Manchester Citty.

Camara sendiri sangat ingin bergabung dengan Chelsea sebelum jendela transfer musim panas berakhir malam ini.

Fans Chelsea yang juga mantan pemain Barito Putera Rony Beroperay ikut menganalisa soal ini.

Baca juga: Lamine Camara Dibuka Pintu ke Liverpool Usai Tawaran Chelsea Rp860 Miliar Ditolak

Baca juga: Mahar Rp450 Miliar Melayang, Kesepakatan Chelsea untuk Essugo Batal Total, Enzo Fernandez Mau Dijual

"Kalau dibandingkan dengan Enzo memang Camara belum setara," ujar Rony dihubungi Rabu (2/9/2026) sore.

Menurut Rony Enzo masih dominan saat lini tengah dan memiliki pengaman panjang sebagai juara piala dunia.

Sementara Camara masih belum terbukti banyak di eropa, meski dia bermain bagus di Monaco.

Meski demikian Rony mendukung jika klub mendatangkan Carama sebagai pengganti Enzo.

"Paling tidak ada pemain penggantinya kalau untuk langsung nyetel musim ini saya yakin masih belum mungkin beberapa tahun lagi sepertinya," sebut Rony.

Menurut TEAMtalk pengangkatan Xabi Alonso telah menyebabkan perubahan sistem dan gaya permainan bagi The Blues, karena pelatih asal Spanyol itu menerapkan formasi 3-4-2-1 dengan Morgan Rogers dan Cole Palmer di belakang Joao Pedro.

Chelsea telah mencetak tujuh gol dalam dua pertandingan pertama mereka di Liga Inggris mengalahkan Brighton 4-3 dan Fulham 3-2, dan tidak membutuhkan gol dari lini tengah yang diberikan Fernandez.

Bintang Argentina itu memberikan ancaman serangan dari lini tengah musim lalu dengan sepuluh gol dan empat assist dalam 36 penampilan di Liga Inggris pada musim 2025/26.

Namun, dengan trio penyerang Rogers, Palmer, dan Pedro, ditambah Pedro Neto yang juga tersedia sebagai bek sayap, berarti dia tidak akan terlalu berpengaruh sebagai penyerang.

Liga Primer 25/26

Enzo Fernandez

  • Penampilan 36
  • Jumlah tekel per pertandingan 1.5
  • Intersepsi per pertandingan 0,6
  • Melewati dengan mudah. 36x
  • Tingkat keberhasilan duel 44 persen
  • Tingkat keberhasilan duel darat 43 %

Saat tidak menguasai bola, gelandang tengah ini tampil sangat mengecewakan karena ia kalah dalam sebagian besar duel dan rata-rata dilewati lawan sekali per pertandingan.

Para pemain lawan terlalu mudah mengalahkannya di lini tengah, dan dia mungkin lebih rentan karena bermain sebagai gelandang bertahan dalam formasi 3-4-2-1, itulah sebabnya penjualan dirinya bukanlah pukulan sebesar yang terlihat di atas kertas.

Bagaimana Chelsea bisa mendapatkan pengganti Enzo Fernandez yang sempurna

Dengan hanya beberapa jam tersisa sebelum batas waktu, klub bisa mendapatkan pengganti impian dan potensi peningkatan kualitas dibandingkan Fernandez untuk Alonso.

Jika Chelsea bisa mencapai kesepakatan untuk mendatangkan bintang lini tengah itu sebelum batas waktu transfer, Camara bisa menjadi pengganti ideal bagi Fernandez di lini tengah untuk Alonso.

Pemain berbakat berusia 22 tahun ini jauh lebih cocok bermain di lini tengah dengan dua gelandang dalam formasi 3-4-2-1 karena ia adalah bintang yang agresif, menawarkan mobilitas dan kekuatan fisik, dua hal yang tidak banyak dimiliki Fernandez.

musim 25/26

Kamera (L1) VS Fernandez (PL)

  • Penampilan 24 - 36
  • Jumlah tekel per pertandingan 2.3 - 1.5
  • Intersepsi per pertandingan 1.5 - 0,6
  • Dilewati lawan setiap pertandingan 0,9x - 1.0x
  • Jumlah duel yang dimenangkan per pertandingan. 5.7 - 3.8
  • Tingkat keberhasilan duel darat 59 % - 43 %

Pada musim 2025/26, Camara jauh lebih efektif daripada pemain yang dihargai £125 juta di level liga dari perspektif defensif, terutama dalam hal memenangkan duel di lapangan.

Dia memenangkan hampir 60 % duel di lapangan sepanjang musim Ligue 1, sementara Fernandez kalah dalam sebagian besar duelnya di Premier League, dan bisa jauh lebih baik dalam merebut kembali penguasaan bola untuk Chelsea.

The Blues membutuhkan dua pemain tengah mereka untuk bergerak cepat dan agresif dalam merebut bola kembali, kemudian memberikan umpan kepada para pemain penyerang yang lincah di lini depan dan kedua bek sayap.

Alih-alih membutuhkan mereka untuk mencetak gol, seperti yang dilakukan Fernandez, mereka membutuhkan atribut fisik dan defensif, yang dimiliki Camara secara berlimpah di lini tengah.

(Banjarmasinpost.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.