Tampil Malam Ini di Dangdut Academy 8 Indosiar, Begini Cara Dukung Bhita Lewat Virtual Gift
M Zulkodri September 02, 2026 05:25 PM

 

BANGKAPOS.COM--Perjuangan Nabhita Aurellia alias Bhita di panggung Dangdut Academy 8 (D’Academy 8) terus berlanjut.

Penyanyi asal Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), kini menjadi satu-satunya wakil Babel yang masih bertahan setelah kompetisi memasuki babak Top 21.

Bhita memastikan tiket Top 21 setelah tampil di babak Top 26 Grup 5 pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Membawakan lagu “Madu Tuba”, peserta didikan Coach Fildan tersebut berhasil mendapatkan tiga Standing Ovation (SO) dari dewan juri dan melanjutkan langkahnya ke fase berikutnya.

Sementara itu, wakil Babel lainnya, Bintang, harus mengakhiri perjuangan lebih awal setelah tersenggol pada Top 26 Grup 1 yang tayang Jumat, 21 Agustus 2026. Bintang menjadi satu-satunya peserta yang tereliminasi dari grup tersebut.

Dengan demikian, harapan masyarakat Bangka Belitung di panggung D’Academy 8 kini bertumpu kepada Bhita.

‎Selain memberikan doa, masyarakat juga dapat mendukung Bhita melalui fitur Virtual Gift di aplikasi Vidio. 

Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi yang dapat membantu perjalanan Bhita di kompetisi.

‎Perjalanan Bhita di Dangdut Academy 8 terbilang impresif. 

Sejak babak Final Audition hingga TOP 42, penyanyi muda asal Pangkalpinang itu terus menunjukkan performa yang stabil dan berhasil mencuri perhatian dewan juri maupun penonton.

‎Hampir di setiap penampilannya, Bhita selalu berhasil mengantongi standing ovation dari seluruh dewan juri berkat kualitas vokal dan penghayatan dari setiap lagu yang ia bawakan.

‎Berikut cara mengirim Virtual Gift untuk Bhita:

‎1. Masuk ke aplikasi Vidio, lalu pilih streaming Indosiar.
‎2. Masuk ke kolom Live Chat.
‎3. Tekan ikon kado untuk mulai mengirim Virtual Gift.
‎4. Pastikan akun telah melakukan top up koin.
‎5. Pilih atau klik Bhita Pangkalpinang.
‎6. Kirimkan Virtual Gift sebanyak-banyaknya sebagai bentuk dukungan agar Bhita terus melaju ke babak berikutnya.

“Madu Tuba” Bawa Bhita ke Top 21

Baca juga: Bhita Jadi Satu-satunya Wakil Babel di Top 21 D’Academy 8, Mimpi Tembus 10 Besar Makin Terbuka

Penyanyi muda asal Pangkalpinang Bhita Aurelia, bakal kembali menghibur dan berjuang pada babak TOP 37, Senin (27/7/2026) malam pukul 19.00 WIB.
Penyanyi muda asal Pangkalpinang Bhita Aurelia, bakal kembali menghibur dan berjuang pada babak TOP 37, Senin (27/7/2026) malam pukul 19.00 WIB. (Istimewa/Bhitan)

Penampilan Bhita di Top 26 menjadi salah satu momen penting dalam perjalanannya di D’Academy 8.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, Bhita memilih lagu “Madu Tuba” untuk menunjukkan kemampuan vokalnya. Penampilan tersebut mendapat tiga SO dan mengantarkannya lolos ke Top 21.

Hasil itu sekaligus memperlihatkan konsistensi Bhita dalam beberapa babak terakhir. Sebelumnya, penampilan Bhita di Top 31 juga mendapat perhatian besar dari para juri.

Pada Top 31 Grup 1, Bhita tampil membawakan lagu “Nirmala” dan berhasil meraih standing ovation.

Ia kemudian melanjutkan perjuangan ke Top 26 sebelum akhirnya kembali mengamankan tiket Top 21.

Perjalanan Bhita sendiri bermula dari audisi D’Academy 8 hingga mendapatkan Golden Ticket.

Ia kemudian terus melewati berbagai tahapan kompetisi sampai akhirnya masuk jajaran 21 academia terbaik.

Bhita Masuk Grup 2 Top 21

Memasuki Top 21, persaingan D’Academy 8 semakin ketat. Sebanyak 21 peserta dibagi ke dalam empat grup.

Bhita tergabung dalam Grup 2 bersama Fitri dari Makassar, Razky dari Pekanbaru, Sahwan dari Sampang, Murama dari Sijunjung, dan Kira dari Bandung.

Grup tersebut menjadi grup dengan jumlah peserta terbanyak, yakni enam academia.

Dalam pembagian coach, Bhita dan Murama berada di bawah arahan Coach Fildan, sementara Fitri, Razky dan Sahwan dibimbing Melly Lee. Kira berada di bawah pendampingan Selfi Yamma.

Grup 2 dijadwalkan tampil pada Selasa, 1 September 2026.

Aturan Top 21 Makin Ketat

Babak Top 21 D’Academy 8 juga membawa format baru yang membuat persaingan semakin sulit.

Setiap grup akan menjalani Malam Show dan kemudian Malam Result Show.

Artinya, peserta tidak hanya dituntut tampil maksimal dalam satu kesempatan, tetapi harus mampu menjaga konsistensi penampilan.

Aturan mengenai Standing Ovation juga mengalami perubahan.

Tiga SO tidak otomatis menjamin seorang peserta langsung lolos.

Penilaian pada fase ini mempertimbangkan mekanisme yang berlaku di babak Top 21, sehingga konsistensi menjadi semakin penting.

Situasi tersebut membuat perjalanan Bhita menuju babak berikutnya tidak akan mudah.

Namun, rekam jejak penampilannya sejauh ini menjadi modal berharga.

Bhita beberapa kali mendapat apresiasi dari juri berkat karakter vokal, penghayatan lagu, serta kemampuannya menguasai panggung.

Dari Pangkalpinang Menuju Panggung Nasional

Perjalanan Bhita di D’Academy 8 juga menjadi cerita tersendiri bagi masyarakat Bangka Belitung.

Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung tersebut sebelumnya berhasil mendapatkan Golden Ticket setelah mengikuti audisi.

Kampusnya mengonfirmasi bahwa Bhita merupakan mahasiswi Program Studi Ilmu Komputer dan keberhasilannya menembus D’Academy 8 menjadi kebanggaan tersendiri.

Dukungan masyarakat Babel pun terus mengalir sepanjang perjalanan Bhita.

Kini tantangannya semakin besar. Dari puluhan peserta yang mengikuti rangkaian kompetisi, hanya 21 academia yang tersisa.

Bhita menjadi satu-satunya nama dari Kepulauan Bangka Belitung yang masih berada dalam persaingan tersebut.

Target Berikutnya: Top 10

Lolos ke Top 21 bukanlah akhir perjalanan. Justru mulai fase inilah setiap penampilan akan semakin menentukan.

Dengan konsistensi penampilan dan dukungan masyarakat, peluang Bhita untuk melangkah lebih jauh masih terbuka. Target berikutnya tentu adalah Top 10 D’Academy 8.

Namun, persaingan tidak akan mudah. Setiap peserta yang tersisa memiliki kualitas vokal dan karakter panggung masing-masing.

Bhita kini harus kembali membuktikan kemampuannya dari satu penampilan ke penampilan berikutnya.

Bagi masyarakat Bangka Belitung, perjalanan Bhita bukan sekadar persaingan dalam sebuah ajang pencarian bakat.

Ia membawa nama Pangkalpinang dan Babel ke panggung dangdut nasional.

Dari audisi hingga Top 21, Bhita telah menunjukkan bahwa talenta dari daerah mampu bersaing di panggung nasional.

(Bangkapos.com/Zulkodri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.