TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Polisi buka suara mengenai keterlibatan anggota organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya dalam membubarkan massa saat rusuh usai demo di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8/2026) malam.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, keterlibatan ormas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.
“Jadi ada ketentuan yang menjelaskan bahwa peran serta (Ormas) dalam upaya memelihara Kamtibmas. Ada peran sertanya, tetapi tidak boleh melampaui kewenangan kepolisian,” kata Budi dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2026).
Menurut Budi, Pasal 59 ayat (3) huruf c UU tersebut mengatur bahwa ormas dilarang melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, serta merusak fasilitas umum.
Sementara itu, Pasal 59 ayat (3) huruf d secara tegas mengatur bahwa ormas tidak dibenarkan melakukan kegiatan penegakan hukum.
“Jadi di dalam Undang-Undang 16 Tahun 2017 itu sudah diatur tentang ketentuan itu,” ujar Budi.
Budi juga menegaskan bahwa dalam pengamanan kegiatan demonstrasi, kepolisian hanya meminta bantuan dari TNI dan sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi.
Pengacara GRIB Jaya, Wilson Colling, membenarkan bahwa Hercules ada dalam rombongan itu.
Wilson bilang, malam itu Hercules dan anggotanya datang untuk membantu menertibkan massa.
Dia keluar dari mobil untuk menyuruh massa pulang ke rumahnya masing-masing.
“Seruan untuk ‘pulang’ justru dapat dimaknai sebagai imbauan agar masyarakat atau massa meninggalkan lokasi secara tertib ketika situasi sudah tidak kondusif,” kata Wilson saat dikutip dari Kompas.com, Rabu (2/9/2026).
Wilson juga membantah keterlibatan GRIB Jaya dalam demo maupun kerusuhan.
Menurut dia, anggota GRIB Jaya justru diminta tidak turun ke jalan saat massa melakukan demonstrasi maupun ketika terjadi kerusuhan.
“Hal yang juga perlu ditegaskan adalah bahwa secara organisatoris tidak pernah ada instruksi untuk mengikuti demonstrasi maupun melakukan kegiatan apa pun yang berkaitan dengan aksi tersebut,” ujar dia.
Namun, Wilson tak menjawab saat ditanyakan siapa yang menginstruksikan Hercules untuk turun tangan membubarkan massa.
Sumber: Kompas.com