TRIBUNNEWS.COM - Pergerakan Manchester United di bursa transfer pemain awal musim 2026/2027 sebenarnya tak terlalu pasif.
Petinggi MU memang memilih fokus mengadakan perbaikan di sektor tengah terlebih dahulu dengan mendatangkan lebih banyak pemain di situ.
Mulai dari Youri Tielemans, Andrey Santos, hingga Carlos Baleba didatangkan dengan upaya yang tak bisa dibilang mudah.
Selain itu, ada beberapa nama lain yang datang untuk memperkuat berbagai lini permainan tim.
Dari sekian aktivitas transfer, sayangnya para petinggi tak menyentuh sektor bek kiri.
Padahal Manchester United tak punya banyak pelapis mumpuni di sektor tersebut.
Luke Shaw sebagai penghuni inti di lini itu praktis tak punya pesaing selain Harry Amass.
Selain Amass, para pemain pengganti harus mengubah posisi bermain terbaiknya untuk menempati bek kiri.
Ada Noussair Mazraoui, Diogo Dalot, atau Patrick Dorgu yang bisa dicoba.
Baca juga: Everton Sudah Siap Menampung Zirkzee, Manchester United Malah Mendadak Sayang
Melihat beragam opsi itu, para petinggi klub mencoba melakukan pergerakan di ujung bursa transfer.
Mereka menanyakan ketersediaan beberapa pemain untuk diangkut di momen tersebut.
MU mendapatkan jawaban dari Manchester City soal Rayan Ait-Nouri dan Leicester City soal Louis Page.
Man City sebenarnya tak keberatan melepas Ait-Nouri ke Manchester United dengan status pinjaman.
Namun mereka menuntut Setan Merah harus membeli sang pemain di akhir masa peminjaman itu, sebagaimana dikutip dari Sky Sports.
MU tak bersedia memenuhi tuntutan seteru sekotanya itu dan beralih ke target lain.
Mereka mencoba mendekati Leicester City yang memiliki bek kiri muda Louis Page.
Page yang baru berusia 18 tahun digoda untuk didatangkan ke Old Trafford.
Sama seperti Man City Leicester City tak keberatan melepas pemainnya itu.
Kubu The Foxes mematok harga 15 juta Poundsterling plus add ons sekitar 3 juta Poundsterling bagi pemain asal Inggris tersebut.
Sayangnya Manchester United tak sepakat soal harga yang dipatok.
MU hanya bersedia memberikan uang 12 juta Poundsterling plus 3 juta Poundsterling sebagai add-ons, sebagaimana laporan dari jurnalis Laurie Whitwell.
Hal itu tak bisa diterima oleh Leicester City dan transfer itu pun batal.
Kini, pelatih Michael Carrick harus bisa mengolah lini belakang, terutama di sektor bek kiri dengan baik.
Luke Shaw menjadi satu-satunya opsi natural untuk mengisi posisi tersebut.
Padahal, MU harus akan tampil di beberapa kompetisi berbeda musim ini.
Mulai dari Liga Champions hingga Carabao Cup akan dijalani Setan Merah selama setahun kalender kompetisi.
Dengan usia Shaw yang tak lagi muda, ia kemungkinan besar tak akan bisa bermain di seluruh pertandingan MU nantinya.
Untuk itu, opsi rotasi harus dilakukan dengan tepat untuk menjaga kestabilan tim sekaligus kebugaran sang pemain nantinya.
(Tribunnews.com/Guruh)