BANGKAPOS.COM – Laga pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 edisi perdana akan disemarakkan oleh partisipasi 14 negara yang siap bersaing memperebutkan gelar juara.
Timnas Indonesia diprediksi bakal tampil dengan kekuatan pemain yang jauh berbeda dibandingkan turnamen regional sebelumnya di laga yang akan digelar pada 24 September hingga 6 Oktober.
Potensi perombakan besar-besaran tak lepas terjadi karena kehadiran sederet pemain pilar Garuda yang merumput di klub luar negeri.
Opsi ini memperbesar peluang pelatih John Herdman untuk menurunkan komposisi skuad terbaik demi mengamankan tropi bergengsi tersebut.
Pelatih John Herdman diprediksi mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman untuk membangun skuad Garuda yang lebih kompetitif.
Tujuh nama yang masuk proyeksi utama adalah Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Elkan Baggott, Ole Romeny, Emil Audero, dan Luke Vickery.
Mereka memiliki pengalaman bermain di level Eropa dan diyakini mampu memberikan stabilitas bagi tim.
Di lini belakang, Herdman berpeluang menurunkan kombinasi Kevin Diks, Jay Idzes, Calvin Verdonk, dan Elkan Baggott.
Baca juga: 3 Skema Taktik Formasi John Herdman yang Diperkuat 16 Pemain Naturalisasi di FIFA ASEAN Cup 2026
Idzes baru pulih dari cedera tumit, sementara Diks dan Verdonk dikenal fleksibel di sektor pertahanan. Baggott, dengan postur 196 cm, menjadi andalan duel udara.
Di lini depan, Ole Romeny dari Fortuna Sittard dan Luke Vickery yang dipantau langsung Herdman, masuk dalam rencana memperkuat serangan.
Ketua BTN, Sumardji, menegaskan gaya bermain Vickery sangat cocok dengan skema Herdman.
Untuk posisi penjaga gawang, Emil Audero menjadi kandidat utama.
Pengalaman di Serie A Italia menjadi modal penting bagi Garuda menghadapi tekanan turnamen internasional.
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan bagi Herdman membangun skuad sesuai pendekatan barunya, setelah kegagalan Indonesia menembus semifinal Piala AFF 2026.
Fokus pada mental juara, soliditas tim, dan pengalaman pemain abroad diharapkan menjadi kunci kebangkitan Garuda.
Lantas siapa saja pemain timnas Indonesia yang akan diturunkan pada FIFA Asean Cup 2026.
Sejauh ini, skuad utama belum diumumkan.
Hanya saja sederet pemain telah dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC).
Mereka di antaranya adalah:
Kiper: Maarten Paes, Emil Audero, Cahya Supriyadi, Nadeo Arghawinata, Ernando Ari Sutaryadi.
Belakang: Jay Idzes, Elkan Baggott, Justin Hubner, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Rizky Ridho, Jordi Amat, Dean James, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, Eliano Reijnders, Nathan Tjoe-A-On, Jacob Sayuri.
Tengah: Ivar Jenner, Thom Haye, Joey Pelupessy, Ricky Kambuaya.
Depan: Miliano Jonathans, Luke Vickery, Mitchell Baker, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, Adrian Wibowo, Marselino Ferdinan, Egy Maulana Fikri, Beckham Putra.
Di grup A, Singapura diprediksi masih mempertahankan kerangka skuad yang sama dan mengandalkan kolektivitas tim di bawah asuhan pelatih Gavin Lee.
Lini pertahanan The Lions yang diperkuat Hariss Harun, Jacob Mahler, Ryhan Stewart, dan Lionel Tan dinilai tampil disiplin.
"Karena sudah saling memahami karakter bermain satu sama lain, mereka sukses mencatatkan rekor pertahanan yang minim kebobolan di turnamen sebelumnya," kata pengamat sepak bola Ronny Pangemanan (Bung Ropan), dikutip dari video di akun Youtube Bung Ropan.
Baca juga: Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Jadwal Laga, Kick Off, Ranking Lawan Grup A dan B
Lini tengah Singapura juga disokong dua pemain naturalisasi utama, yakni Song Ui-young dan Kyoga Nakamura.
Melihat kokohnya pertahanan Singapura, Bung Ropan memberi catatan khusus bagi tim kepelatihan Indonesia.
"Indonesia tidak boleh mengulangi kesalahan taktik yang sama," kata Bung Ropan.
Daftar Skuad Singapura di Piala AFF 2026:
Kiper: Izwan Mahbud, Syazwan Buhari, Ridhuan Barudin.
Belakang: Harris Harun (Kapten), Ryhan Stewart, Amirul Adli, Lionel Tan, Irfan Fandi, Nur Adam Abdullah, Raoul Suhaimi, Akram Azman, Luth Harith.
Tengah: Joel Chew, Kyoga Nakamura, Song Ui-young, Shah Shahiran, Farhan Zulkifli, Glenn Kweh, Hami Syahin, Jacob Mahler, Harhys Stewart, Saifullah Akbar.
Depan: Nathan Mao, Ilhan Fandi, Shawal Anuar.
Jadwal pertandingan telah ditetapkan, tetapi komposisi pemain Indonesia yang akan menjalani turnamen belum diumumkan secara resmi oleh PSSI.
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi sebelumnya mengatakan federasi menargetkan Timnas Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Target tersebut dikaitkan dengan peluang Indonesia menurunkan pemain yang selama ini berkarier di luar negeri karena turnamen masuk kalender internasional FIFA.
"Ya, kita berharap juara," kata Yunus Nusi.
Menurut Yunus, peluang Indonesia diperkuat pemain-pemain utama menjadi salah satu alasan PSSI optimistis.
"Karena kita melihat bahwa hampir semua pemain-pemain ini bisa ikut," ujarnya.
PSSI kemudian berharap John Herdman mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk menghadapi turnamen.
"Dan kita berharap di dalam FIFA ASEAN Cup ini timnas akan memberikan yang terbaik untuk timnas sepak bola kita," kata Yunus.
Target tersebut juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperbaiki hasil pada ASEAN Championship 2026, ketika Skuad Garuda gagal mencapai semifinal.
Seiring jadwal turnamen mulai jelas, pembicaraan mengenai pemain yang akan dibawa John Herdman juga bermunculan.
Salah satu nama yang sempat disebut dicoret adalah kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho.
Namun, PSSI membantah bahwa daftar pemain tersebut telah ditetapkan.
Baca juga: Matchday Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Tim Lawan, Jadwal Tanding, Skema Lolos Runner-up Grup A
Yunus mengatakan hingga Rabu (26/8), dirinya belum menerima pengajuan skuad dari Herdman secara administratif.
"Ya, kalau saya melihat kabar itu hoaks saja," kata Yunus kepada wartawan di Jakarta Selatan.
Menurut dia, daftar pemain terlebih dahulu diajukan pelatih kepada Ketua Umum PSSI melalui Sekretaris Jenderal.
Karena pengajuan tersebut belum diterima, nama-nama yang beredar di media sosial belum dapat dianggap sebagai skuad resmi Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026.
"Karena sampai saat ini saya belum menandatangani dan belum melihat pengajuan skuad atau nama-nama pemain dari John Herdman selaku pelatih," ujarnya.
Premier Division - Indonesia
Grup A
Indonesia (Ranking 118)
Malaysia (Ranking 135)
Singapura (Ranking 146)
Bangladesh (Ranking 181)
Grup B
Thailand (Ranking 93)
Vietnam (Ranking 98)
Filipina (Ranking 134)
Pakistan (Ranking 198)
Challenge Division - Hong Kong
Grup A
Hong Kong (Ranking 156)
Laos (Ranking 185)
Brunei Darussalam (Ranking 194)
Grup B
Myanmar (Ranking 158)
Kamboja (Ranking 175)
Timor Leste (Ranking 201)
*) Update Ranking FIFA Negara ASEAN per Kamis, 27 Agustus 2026 WIB.
Seluruh pertandingan Indonesia pada fase grup dimainkan di SUGBK, Jakarta.
Jumat, 25 September 2026
Indonesia vs Singapura
Kick-off: 20.00 WIB
Venue: SUGBK, Jakarta
Senin, 28 September 2026
Indonesia vs Malaysia
Kick-off: 19.30 WIB
Venue: SUGBK, Jakarta
Kamis, 1 Oktober 2026
Indonesia vs Bangladesh
Kick-off: 19.30 WIB
Venue: SUGBK, Jakarta
FIFA juga telah menetapkan dua kemungkinan pertandingan pada 5 Oktober 2026.
Penentunya adalah posisi Indonesia setelah seluruh pertandingan Grup A selesai.
Jika menjadi runner-up Grup A:
Runner-up Grup A vs runner-up Grup B
Senin, 5 Oktober 2026
Kick-off: 16.00 WIB
Venue: SUGBK, Jakarta
Jika menjadi juara Grup A:
Juara Grup A vs juara Grup B
Senin, 5 Oktober 2026
Kick-off: 20.00 WIB
Venue: SUGBK, Jakarta
Dengan demikian, tiga pertandingan grup menjadi jalur utama Indonesia untuk menentukan apakah akan berakhir di perebutan tempat ketiga atau bertanding untuk gelar juara.
Indonesia menempati Grup A bersama tiga negara lain:
Sementara Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan. FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Indonesia dan Hong Kong.
Indonesia menjadi salah satu tuan rumah dengan SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, sebagai venue turnamen.
Namun, seluruh pertandingan Indonesia di fase grup dijadwalkan berlangsung di Jakarta.
Jumat, 25 September
Bangladesh vs Malaysia / 16.00 WIB / Stadion GBK
Timnas Indonesia vs Singapura / 20.00 WIB / Stadion GBK
Sabtu, 26 September
Pakistan vs Thailand / 16.00 WIB / Stadion SJH
Vietnam vs Filipina / 19.30 WIB / Stadion SJH
Senin, 28 September
Singapura vs Bangladesh / 16.00 WIB / Stadion GBK
Timnas Indonesia vs Malaysia / 20.00 WIB / Stadion GBK
Selasa, 29 September
Filipina vs Pakistan / 16.00 WIB / Stadion SJH
Thailand vs Vietnam / 19.30 WIB / Stadion SJH
Kamis, 1 Oktober
Timnas Indonesia vs Bangladesh / 19.30 WIB / Stadion GBK
Malaysia vs Singapura / 19.30 WIB / Stadion SJH
Jumat, 2 Oktober
Thailand vs Filipina / 16.00 WIB / Stadion SJH
Vietnam vs Pakistan / 16.00 WIB / Stadion GBK
Senin, 5 Oktober
Perebutan juara 3 / 16.00 WIB / Stadion GBK
Final / 20.00 WIB / Stadion GBK
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama) (Bolasport.com/Bangkapos.com)