Dampak Kekeringan, BPBD Kabupaten Banjar Terus Distribusikan Air Bersih ke Warga, Jangkau 49 Desa
Ratino Taufik September 02, 2026 08:45 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Selain menangani karhutla, BPBD Kabupaten Banjar juga masih menjalankan distribusi air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan dan pencemaran air Sungai Martapura.

Hingga Rabu (2/9/2026) pukul 16.00 Wita, distribusi telah menjangkau 13 kecamatan dan 49 desa dengan total air yang disalurkan mencapai 1.924.150 liter.

"Air bersih utu, untuk mendukung penyaluran, BPBD Kabupaten Banjar juga menyediakan 137 unit tandon yang dipinjamkan kepada sejumlah desa," kata Kepala BPBD Banjar, Wasis Nugraha.

Disampaikan dia, dukungan distribusi dilakukan bersama berbagai unsur, mulai dari BPBD, DPKP, DPRKPLH, PMI, Buser 690 Banjar, relawan, kelompok BPK hingga BPBPK Kalsel Ditjen Cipta Karya.

Baca juga: 123 Hotspot Terdeteksi di Banjar, Bupati Langsung Turun Pastikan Penanganan Karhutla Optimal

Wasis mengatakan penanganan karhutla maupun dampak kekeringan terus dilakukan melalui koordinasi lintas sektor. 

Tim di lapangan juga tetap memantau perkembangan hotspot dan kondisi wilayah untuk mengantisipasi kebakaran meluas.

Di sisi lain, kondisi sejumlah sungai di Kabupaten Banjar berdasarkan pemantauan BWS III Kalsel masih berada dalam kondisi normal. 

Sungai Martapura tercatat memiliki ketinggian 8 meter dengan jarak jagaan 2 meter, Sungai Riam Kiwa 0,56 meter, Sungai Riam Kanan 1,55 meter, Bendungan Riam Kanan pada elevasi 56,03 meter dan Bendung Karang Intan 9,2 meter. (Banjarmasin Post/Nurholis Huda)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.