TRIBUNPRIANGAN.COM, CIANJUR - Universitas Suryakancana (UNSUR) Cianjur menggelar Sidang Terbuka Senat Universitas dalam rangka pengukuhan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027, di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Suryakancana, Kabupaten Cianjur, Rabu (2/9/2026).
Sidang terbuka secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Suryakancana, Prof. Dr. H. Dwidja Priyatno, S.H., M.H., Sp.N., bersama jajaran Senat Universitas Suryakancana.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Yayasan Suryakancana, Hj. Susilawati, S.H., M.K.P., turut memberikan materi kepada para mahasiswa baru.
Selain menyampaikan arahan, Susilawati juga menyapa sejumlah calon mahasiswa dan mendengarkan langsung harapan mereka selama menempuh pendidikan di Universitas Suryakancana.
Dalam materinya, Susilawati memaparkan sejarah perjalanan Universitas Suryakancana sebagai salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Cianjur.
Ia menjelaskan, kewenangan dan dukungan kepada rektorat dalam menyelenggarakan layanan Tri Dharma Perguruan Tinggi di UNSUR berkaitan dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 100/D/O/2001 tertanggal 2 Agustus 2001.
"UNSUR merupakan perguruan tinggi swasta yang diselenggarakan oleh Yayasan Penyelenggara Pendidikan Suryakancana," ujar ibu yang menjabat sebagai pimpinan dewan Cianjur ini.
Pada awal berdirinya, UNSUR memiliki dua fakultas, yakni Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi.
Aktivitas akademik di perguruan tinggi tersebut dimulai pada 11 September 1964.
Kemudian, pada tahun 2001, dengan embrio Sekolah Tinggi Hukum (STH) dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP), terbentuklah Universitas Suryakancana di bawah naungan Yayasan Pembina Perguruan Suryakancana.
Pembentukan Universitas Suryakancana tersebut diperkuat melalui SK Mendiknas RI Nomor 100/D/O/2001 tertanggal 2 Agustus 2001.
Susilawati juga memaparkan posisi Yayasan Penyelenggara Pendidikan Suryakancana Cianjur dalam mendukung keberlangsungan dan pengembangan UNSUR.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan visi Universitas Suryakancana pada tahun 2036.
UNSUR menargetkan menjadi perguruan tinggi unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keagamaan untuk melahirkan sumber daya manusia yang siap menghadapi perubahan global.
"Untuk mencapai visi tersebut, UNSUR menjalankan sejumlah misi, di antaranya menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan sumber daya manusia yang kompetitif, beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur ini.
Selain itu, UNSUR terus mendorong penyelenggaraan penelitian dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keagamaan.
Pengabdian kepada masyarakat juga menjadi salah satu fokus sebagai bentuk perwujudan tanggung jawab sosial universitas agar memberikan manfaat bagi masyarakat.
UNSUR juga mendorong kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri serta lembaga pemerintah dan swasta dalam rangka pengembangan universitas.
Sementara dalam aspek tata kelola, UNSUR menargetkan pengelolaan universitas yang baik untuk memperkuat kepercayaan publik.
Susilawati menyampaikan, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai wadah untuk mengembangkan strategi pendidikan sekaligus membangun peradaban bangsa, khususnya bagi generasi penerus.
Salah satu tujuan pendidikan tinggi adalah membentuk manusia susila yang berjiwa Pancasila, menyiapkan tenaga kerja yang cakap untuk menjalankan jabatan yang membutuhkan pendidikan tinggi, serta melakukan penelitian untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan, budaya, dan kehidupan kemasyarakatan.
Dalam pengembangan UNSUR ke depan, terdapat sejumlah program dan agenda yang menjadi perhatian.
Di antaranya peningkatan jumlah penerima beasiswa dari Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur, pelimpahan aset tanah pemerintah daerah kepada Yayasan Pendidikan UNSUR, serta perbaikan Gedung Serbaguna FKIP.
Di bidang penelitian, UNSUR berupaya melakukan evaluasi dan peningkatan setelah masuk ke dalam klaster perguruan tinggi utama dalam pemeringkatan penelitian dan kini berada dalam klaster Madya.
UNSUR turut mendorong para dosen untuk aktif mengikuti hibah kompetitif nasional di bidang penelitian yang didukung pendanaan dari kementerian melalui kegiatan coaching clinic proposal.
Dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, UNSUR mengusung tema berbasis potensi lokal Kabupaten Cianjur.
Kolaborasi pengabdian masyarakat juga akan diperkuat melalui program pembangunan kawasan pedesaan, termasuk melalui PKM Membangun Desa.
Ke depan, pengembangan UNSUR akan diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat, pengembangan inovasi dan teknologi, serta penguatan tata kelola yang akuntabel.(*)