Polres Kepulauan Meranti Perketat Pemantauan Kamtibmas Di Pelabuhan Tanjung Harapan
Muhammad Ridho September 02, 2026 08:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI — Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang menjadi salah satu titik dengan mobilitas masyarakat cukup tinggi.

Sepanjang Selasa (1/9/2026) kemarin, sebanyak 1.372 penumpang tercatat keluar-masuk melalui terminal tersebut.Data pelayanan pelabuhan mencatat 725 penumpang berangkat, sedangkan 647 lainnya tiba di Selatpanjang.

Aktivitas tersebut berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 17.45 WIB dan melibatkan 40 armada domestik maupun internasional.

Dari sisi keberangkatan, sebanyak 18 armada domestik mengangkut 505 penumpang. Sementara dua armada internasional membawa 220 penumpang, terdiri dari 208 warga negara Indonesia (WNI) dan 12 warga negara asing (WNA).

Untuk kedatangan, 20 armada tercatat memasuki Terminal Tanjung Harapan. Dua armada internasional membawa 142 penumpang, terdiri dari 132 WNI dan 10 WNA. Sedangkan 18 armada domestik mengangkut 505 penumpang.

Tingginya pergerakan penumpang tersebut menjadi perhatian Polres Kepulauan Meranti. Sejumlah personel ditempatkan di kawasan terminal untuk memantau kondisi keamanan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan ketertiban.

Pengamanan melibatkan personel Satuan Samapta, yakni IPTU Suryadi, AIPDA Joko Sani dan BRIPDA Ahmad Raja Maulana Subagia. Pengamanan juga diperkuat personel Satuan Polairud, BRIPDA Ibnu Azhari Putra.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan pengamanan pelabuhan tidak hanya berorientasi pada pengawasan arus penumpang, tetapi juga memastikan masyarakat merasa aman selama berada di kawasan terminal.

“Personel kami melakukan pemantauan situasi di kawasan pelabuhan, termasuk pada titik-titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Kami juga mengingatkan penumpang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Gede.

Baca juga: Kejari Meranti Ingatkan Pengelola SPPG: Program MBG Tak Cukup Hanya Tepat Sasaran

Menurutnya, posisi Pelabuhan Tanjung Harapan sebagai salah satu pintu mobilitas masyarakat membuat pengawasan Kamtibmas perlu dilakukan secara konsisten. Terlebih, aktivitas terminal melayani perjalanan domestik sekaligus internasional.

Polisi juga mengingatkan penumpang agar tidak lengah selama berada di area pelabuhan. Masyarakat diminta memperhatikan barang bawaan, kondisi sekitar, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kami mengajak masyarakat ikut menjaga situasi tetap kondusif, memperhatikan barang bawaan dan lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan,” katanya.

Gede menambahkan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan gangguan keamanan.

“Jika masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau melihat adanya gangguan Kamtibmas, jangan ragu untuk menghubungi Call Center 110. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kejadian atau meminta bantuan kepolisian,” tambahnya.

Hingga kegiatan pemantauan berakhir, situasi di Terminal Pelabuhan Tanjung Harapan terpantau aman dan lancar. Tidak ditemukan gangguan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kehadiran personel kepolisian di kawasan pelabuhan menjadi langkah pencegahan untuk memastikan tingginya aktivitas mobilitas penumpang tetap berjalan tanpa gangguan.

( Tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.