Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Suara tangisan misterius dari sebuah rumah kosong di Perumahan Mutiara Citra, Indihiang, Kota Tasikmalaya, mendadak menggegerkan warga pada Rabu (2/9/2026) siang.
Awalnya, suara itu sempat dikira berasal dari seekor anak kucing. Namun, betapa kagetnya Rohman (49) alias Ujang, seorang petugas meteran air yang tengah berkeliling, saat menemukan sesosok bayi laki-laki tanpa sehelai benang pun tergeletak tertelungkup di kamar belakang rumah kosong tersebut.
Baca juga: Penemuan Bayi, Begini Respons Ketua RT 05 Perum Mutiara Citra Tasikmalaya
Berikut petikan wawancara wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin bersama Rohman, saksi pertama yang menemukan bayi malang tersebut:
TribunPriangan.com: Bisa diceritakan awal mulanya Bapak menemukan bayi tersebut?
Rohman: Saya temukan bayi itu jam 11.00 WIB, pas lagi mau ngecek jalur dan tagihan air ke rumah warga. Awalnya saya mau ngecek karena ada suara yang saya kira anak kucing. Dicari-cari ke lokasi tidak ada, dicari ke dapur dan bagian tengah juga tidak ada. Pas saya cek ke kamar belakang, ternyata ditemukan bayi dalam kondisi tertelungkup tanpa pakaian.
TribunPriangan.com: Apa yang Bapak lakukan setelah melihat bayi itu?
TribunPriangan.com: Berapa lama pihak RT dan polisi tiba di lokasi kejadian?
Rohman: Pak RT datang sekira 5 menitan dibarengi warga lain. Kalau pihak kepolisian datangnya sebelum waktu Dzuhur. Penemuan bayi ini memang di rumah yang sudah lama kosong.
TribunPriangan.com: Apakah Bapak sempat melihat adanya luka di tubuh bayi tersebut?
Rohman: Saya tidak lihat ada luka atau tidak karena posisi bayinya tertelungkup dan saya juga sangat kaget waktu itu.
TribunPriangan.com: Sebagai petugas yang tiap hari keliling, apakah Bapak sempat mencurigai seseorang sebelum kejadian ini?
Rohman: Saya tidak ada rasa curiga ke warga sini. Tapi kalau keseharian memang kerap ada warga luar yang lewat gang kecil dengan jalan kaki.
TribunPriangan.com: Bagaimana kondisi dan keberadaan bayi itu sekarang?
Rohman: Sempat dibersihkan dulu di rumah bidan setempat. Sekarang bayinya sudah dibawa ke rumah sakit. Saya sendiri tidak ikut mengantar ke rumah bidan karena masih kaget. (*)