Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Mayat bayi ditemukan terkubur dan dicabik anjing di Kampung Sukaluyu, Desa Ungkal, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang membawa kisah pilu. Ibunda bayi, berinisial ER (19) melahirkan sendirian.
Informasi yang dihimpun Tribun Jabar.id, ibu muda tersebut melahirkan bayinya pada Rabu (28/8/2026) pukul 17.30 WIB.
Rasa malu yang sangat hebat karena dia mengandung padahal belum menikah, membuatnya tega berbuat kejam.
Masih belum pulih tenaganya setelah melahirkan, dia tertatih-tatih akan membuang bayi itu.
"Ya dia melahirkan sendiri di dalam kamar," kata Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansyah, dihubungi Tribun Jabar.id, Rabu (2/9/2026).
Baca juga: Terbongkar, Bayi di Conggeang Sumedang Dimutilasi Bunda Sebelum Dikubur
Namun, sebelum berhasil menggapai area yang dijadikannya sebagai lokasi penguburan bayi itu. Sang bayi terlebih dahulu dimutilasi dengan gunting. Bayi itu lalu dikubur dengan kedalaman kubur hanya puuhan centi meter.
Sementara, anjing yang dituding mencabik bayi itu menurut keterangan polisi adalah penunjuk ke arah penemuan kuburan bayi itu.
Kuburan yang dangkal dan bau amis darah dari tubuh bayi yang termutilasi mengundang aroma buat anjing kampung peliharaan warga untuk mendekat dan membongkarnya.
"Kuburannya tidak dalam, hanya 20 centimeter. Jurstru anjing itu yang menjadi petunjuk," katanyaan Ksat Reskrim.
Sebelumnya, polisi mengungkap ibu kandung bayi berinisial ER (19) awalnya berniat menguburkan bayinya di lahan kosong yang berada tak jauh dari rumahnya.
Namun, bayi yang telah dikuburkan tersebut kemudian dikorek oleh seekor anjing hingga kembali ditemukan.
Dalam kasus ini, ER diketahui merupakan ibu kandung bayi tersebut. Bayi itu merupakan hasil hubungan gelap ER dengan pacarnya yang berinisial PK, pria asal Tasikmalaya.
Selama ER mengandung, PK disebut tidak mengetahui bahwa kekasihnya tersebut sedang hamil. Bahkan, orang tua ER juga tidak mengetahui kehamilan anaknya.
Menurut Tanwin, penelusuran polisi sampai pada kesimpulan bahwa bayi itu dieksekusi dahulu sebelum akhirnya dikubur.
"Ya (dieksekusi) di rumah. Dengan menggunakan gunting," katanya.
Bayi yang sebelumnya dikabarkan dikubur lalu dicabik anjing ternyata dimutilasi terlebih dahulu oleh ibunya.
Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Noviansyah membenarkan hal itu saat dikonfirmasi TribunJabar.id, Rabu (2/8/2026).
"Ya benar," katanya.
Sebelumnya, polisi mengungkap ibu kandung bayi berinisial ER (19) awalnya berniat menguburkan bayinya di lahan kosong yang berada tak jauh dari rumahnya.
Baca juga: 9 Tahun Penjara Menanti Ibu Muda yang Tega Kubur Bayi Hasil Hubungan dengan Pria Asal Tasikmalaya
Namun, bayi yang telah dikuburkan tersebut kemudian dikorek oleh seekor anjing hingga kembali ditemukan.
Dalam kasus ini, ER diketahui merupakan ibu kandung bayi tersebut. Bayi itu merupakan hasil hubungan gelap ER dengan pacarnya yang berinisial PK, pria asal Tasikmalaya.
Selama ER mengandung, PK disebut tidak mengetahui bahwa kekasihnya tersebut sedang hamil. Bahkan, orang tua ER juga tidak mengetahui kehamilan anaknya.
Menurut Tanwin, penelusuran polisi sampai pada kesimpulan bahwa bayi itu dieksekusi dahulu sebelum akhirnya dikubur.
"Ya, (dieksekusi) di rumah. Dengan menggunakan gunting," katanya.
Jasad bayi yang diduga berusia dua hari tersebut ditemukan warga pada Sabtu (29/8/2026) pukul 19.30 WIB. Saat ditemukan, kondisi tubuh bayi tersebut tak utuh. (*)