Mahfud MD Sebut Prabowo Banyak Berubah: Lama Tak ke Luar Negeri Lagi, Pidato Lebih Hati-hati
Doan Pardede September 03, 2026 06:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menilai Presiden Prabowo Subianto kini menunjukkan banyak perubahan dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala negara.

Menurut Mahfud, perubahan tersebut terlihat dari frekuensi kunjungan Prabowo ke luar negeri yang kini jauh berkurang dibandingkan sebelumnya.

Selain itu, gaya pidato Prabowo juga dinilai lebih berhati-hati.

Mahfud menyampaikan penilaian tersebut dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube Mahfud MD Official dan dikutip pada Selasa (1/9/2026).

Baca juga: Kehadiran Prabowo di Muktamar NU dan Kartu Keanggotaan, Pengamat Singgung Relasi Ulama dan Umara

“Pak Prabowo nampak berubah. Misalnya satu, sudah lama kan dia tidak pergi ke luar negeri. Padahal dulu hampir setiap minggu kan, sekarang nggak pernah,” ujar Mahfud, seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Ia kemudian mengaitkan perubahan tersebut dengan kritik yang sebelumnya dilontarkan mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, terkait frekuensi perjalanan luar negeri Prabowo.

Mahfud mengatakan kritik terhadap kebiasaan Prabowo bepergian ke luar negeri kini tampaknya mendapat perhatian.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah perubahan tersebut merupakan respons langsung terhadap kritik, namun mencatat Prabowo sudah cukup lama tidak melakukan kunjungan ke luar negeri.

“Saya nggak tahu sesudah bulan puasa sampai sekarang itu kayaknya nggak pernah lagi, kan kritiknya tuh saat-saat bulan puasa,” tambah Mahfud.

Sebelumnya, Dino Patti Djalal mengkritik intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo yang dinilainya terlalu sering dan tidak lazim bagi seorang kepala negara. Ia juga menyoroti penggunaan anggaran negara untuk perjalanan tersebut.

Gaya Pidato Prabowo Dinilai Lebih Hati-hati

Selain kunjungan luar negeri, Mahfud juga melihat perubahan pada gaya komunikasi Prabowo dalam berbagai kesempatan resmi.

Menurutnya, Prabowo kini lebih banyak membaca teks pidato dan mengurangi improvisasi.

Mahfud menilai perubahan tersebut justru membuat penyampaian pidato Presiden menjadi lebih terukur.

“Mulai baca, dulu kan ‘kamu saya kalau baca tidur gitu, jangankan kamu yang dengar, aku pun tidur di podium’. Lalu dia berimprovisasi bikin ribut, sekarang baca,” kata Mahfud.

Mahfud mengatakan improvisasi Prabowo masih terlihat, tetapi jumlahnya tidak sebanyak sebelumnya.

“Improvisasinya ada tapi sedikit-sedikit, tidak terlalu banyak improvisasi karena itu menjadi ketawaan orang akhirnya, bukan menambah kewibawaan, bukan menambah keakraban,” ujarnya.

Menurut Mahfud, gaya pidato dan improvisasi Prabowo sebelumnya kerap menjadi bahan meme serta parodi di media sosial.

Ia menilai kondisi tersebut berpotensi mengurangi wibawa seorang Presiden.

“Ini presiden kita nih dibuat main-main. Kita kan nggak enak juga, meskipun senang nonton parodi itu karena lucu, tetapi kita kan tersinggung juga, masa Presiden saya diginikan oleh anak-anak kecil, nenek-nenek, orang kampung dan sebagainya dengan cara pelecehan yang ini,” ujar Mahfud.

Mahfud Soroti Perubahan Pengelolaan MBG

Mahfud juga menilai terdapat perubahan dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menyebut pengelolaan program tersebut kini dinilai lebih baik setelah dilakukan penataan ulang.

Meski masih terdapat sejumlah persoalan, Mahfud mengapresiasi adanya respons dan perubahan kebijakan dari pemerintah.

“Lalu yang serius itu MBG, sudah ditata ulang, sudah perubahannya, sudah bagus. Masih terjadi beberapa, tapi sudah ada perubahan kebijakan bahkan dengan ketua yang baru ini baru patut dipuji lah bahwa itu direspons,” kata Mahfud.

Baca juga: Analisa Pengamat Soal Video Budi Arie: Sinyal Kubu Jokowi Siap Berpisah dari Prabowo

Ia berharap perbaikan pengelolaan MBG terus dilakukan agar berbagai persoalan yang masih muncul dapat ditangani.

Secara keseluruhan, Mahfud melihat sejumlah perubahan dalam gaya kepemimpinan Prabowo, mulai dari berkurangnya kunjungan luar negeri, cara menyampaikan pidato yang lebih hati-hati, hingga pembenahan dalam pelaksanaan program MBG.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.