Warga Tuapakas Adukan Aksi Penyerobotan Lahan ke DPRD TTS, Minta Proyek Dihentikan Sementara
Apolonia Matilde September 03, 2026 06:19 AM

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok


POS-KUPANG.COM, SOE - Sejumlah warga Oebon, Desa Tuapakas, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mengadukan aksi penyerobotan lahan kepada DPRD TTS. Mereka meminta pengerjaan proyek jalan Tani dihentikan sementara. 

Warga yang merupakan keluarga Taneo, yaitu Tabita Taneo (40), Yusmi Taneo (43), Adriana Kase (40), Domi Toni (40) bertemu Wakil Ketua II DPRD TTS, Arsianus Nenobahan, anggota DPRD TTS, Habel Hotty, dan Imanuel Birre, juga Kepala Dinas TPHP, Jacob Benu bersama jajaran di Kantor DPRD TTS, Rabu (2/9/2026). 

"Kami tahu ketika alat berat sudah bunyi kalau ada pekerjaan jalan diatas menuju ke tanah saya," ungkap Yusmi Taneo, Rabu (2/9/2026). 

Ia dan kakakanya Tabita Taneo kecewa karena sejak sosialisasi hingga alat berat turun dan mulai melakukan pengerjaan, Keluarganya tidak libatkan. 

"Kami sangat mendukung program ini, tetapi kami kecewa karena bahkan pelepasan juga kami tidak dilibatkan, padahal mereka tahu itu tanah kami," ungkap Tabita. 

Selain itu, ketika hendak meminta klarifikasi di Pemerintah Desa, keluarga Taneo tidak diberi ruang.

Pihak keluarga meminta agar proyek dapat dihentikan sementara hingga masalah ini dapat dikomunikasikan secara baik, dan tidak menimbulkan kerugian bagi keluarga mereka kedepannya. 

Hal ini ditanggapi langsung oleh Wakil Ketua II DPRD TTS, Arsianus Nenobahan. Ia menyebutkan persoalan ini merupakan mis komunikasi. 

"Pergerakan dilapangan kita minta di stop sementara, besok diminta agar Dinas dapat memfasilitasi pertemuan antara keluarga Taneo, pihak ketiga, DPRD juga kita minta hadir," ungkapnya. 

Kepala Dinas TPHP, Jacob Benu menyetujui hal tersebut. Pihaknya menyampaikan pihaknya siap mendengar dan eksekusi setiap kesepakatan. 

"Aspirasi ini bukan karena kebetulan tetapi bertujuan untuk melihat wilayah dapil agar ekonomi masyarakat semakin baik. Harapan kami sekiranya bahwa ketika akses jalan dibuka, maka nilai tanah meningkat. kami mendengar yang terbaik seperti apa siap mendengar dan membantu," ungkapnya. 

Hasil pertemuan tersebut disepakati akan dilaksanakan pertemuan bersama keluarga Taneo di Desa Tuapakas, Kecamatan Kualin, pukul 12.00 wita. Serta pengerjaan di lapangan dihentikan sementara sampai keputusan dihasilkan. (any)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.