‘Mereka membutuhkan pengubah permainan’ – Carragher jelaskan kekurangan Arsenal di bursa transfer
Upaya Arsenal untuk mendatangkan tambahan pemain menyerang kelas dunia pada bursa transfer musim panas dinilai tidak memenuhi harapan, menurut Jamie Carragher, setelah The Gunners gagal mengamankan rekrutan besar. Meski berstatus juara Liga Primer, tim asuhan Mikel Arteta tidak mampu mendapatkan sosok ‘pengubah permainan’ yang sangat mereka butuhkan untuk mengangkat level skuad.
The Gunners gagal mendapatkan target elite
Menurut Carragher, Arsenal menutup bursa transfer musim panas tanpa rekrutan penyerang ‘10 out of 10’ yang mereka incar. Mantan bek Liverpool itu mengungkapkan bahwa The Gunners sempat melakukan pendekatan ambisius untuk memboyong superstar Real Madrid Vinicius Junior dan penyerang Atletico Madrid Julian Alvarez, tetapi kedua upaya besar tersebut pada akhirnya tidak membuahkan hasil bagi juara bertahan Liga Primer itu.
Satu-satunya pemain menyerang yang datang ke Arsenal adalah Christos Tzolis, yang direkrut dengan nilai transfer £34 juta dari Club Brugge. Sementara itu, skuad juga mengalami sejumlah kepergian penting ketika Leandro Trossard bergabung dengan Besiktas, Gabriel Jesus pindah ke Barcelona, dan sensasi remaja Ethan Nwaneri menandatangani kontrak dengan Borussia Dortmund. Selain itu, Gabriel Martinelli masih terlibat dalam pembicaraan yang terus berlangsung dengan Al Hilal, yang bursa transfer domestiknya masih tetap dibuka.
Carragher menganalisis pencarian kualitas
Dalam wawancaranya dengan Sky Sports, Carragher menjelaskan betapa sulitnya tantangan yang dihadapi Arteta untuk meningkatkan kualitas sebelas pemain inti yang sudah sangat matang. “Mereka punya penyerang yang sangat bagus. Saya suka Kai Havertz dan saya pikir Mikel Arteta juga menyukainya,” kata Carragher. Havertz sudah membalas kepercayaan itu dengan dua gol dari tiga penampilan di semua kompetisi musim ini. Mengenai opsi lini depan lainnya, Carragher menambahkan: “[Viktor Gyokeres] tampil seperti yang banyak orang bayangkan saat dia datang -- belum benar-benar elite, tetapi dia tetap bisa mencetak gol di pertandingan tertentu.” Gyokeres sendiri baru mencatat satu penampilan sejauh musim ini dan masih belum membuka rekening golnya.
Pundit tersebut menegaskan bahwa klub secara spesifik mencari pemain yang bisa memberi dimensi baru di sepertiga akhir lapangan. Carragher berkata: “Mereka membutuhkan seseorang untuk menjadi pengubah permainan. Mereka mencoba mendapatkan Vinicius Junior, mereka mencoba mendapatkan Alvarez - itulah kaliber pemain yang mereka incar. Sangat sulit meningkatkan Arsenal sekarang karena mereka adalah tim yang sangat bagus, skuad yang sangat kuat. Jadi Anda berbicara tentang pemain kelas dunia sebagai satu-satunya sosok yang bisa meningkatkan mereka.”
Jarak antara bagus dan hebat
Meski memiliki skuad yang dipenuhi talenta internasional, Carragher menilai ada perbedaan yang jelas antara opsi yang dimiliki saat ini dan level elite yang diburu Arsenal. “Mereka sudah mencoba mendapatkannya dan tidak mampu menuntaskan kesepakatan-kesepakatan itu,” lanjutnya. “Tidak ada gunanya mendatangkan seseorang dengan level yang sama seperti yang sudah mereka miliki. Mereka punya lima atau enam pemain di lini serang yang saya sebut sebagai pemain ‘seven or eight out of 10 players.’”
Ketiadaan finisher klinis papan atas atau pemain sayap kelas dunia tetap menjadi bagian yang hilang dari teka-teki Arsenal pada bursa kali ini. Langkah ambisius Arsenal terhalang oleh pilihan para pemain itu sendiri, ketika Vinicius memilih memperpanjang kontraknya bersama Real Madrid, sementara Alvarez menolak kembali ke Liga Primer karena keinginannya bergabung dengan Barcelona, sehingga untuk saat ini tetap bertahan di Atletico Madrid. Carragher menutup penilaiannya dengan mengatakan: “Mereka menginginkan pemain ‘nine or 10 out of 10 player’ tetapi tidak bisa menuntaskannya.”
Arteta fokus pada kesuksesan domestik
Terlepas dari anggapan bahwa mereka gagal mendatangkan superstar baru, Arsenal menikmati awal yang produktif pada musim 2026-27. Mereka merebut Community Shield lewat kemenangan meyakinkan 3-0 atas Manchester City dan membawa momentum itu ke upaya mempertahankan gelar Liga Primer. Hasil awal mereka mencakup kemenangan telak 3-0 atas Coventry City yang kemudian diikuti kemenangan keras 1-0 melawan Aston Villa asuhan Unai Emery.
Mikel Arteta kini akan mengalihkan fokusnya ke derbi London berintensitas tinggi saat timnya bersiap menjamu Chelsea di Stadion Emirates pada hari Minggu ini.