Tiga Calon Ketua Kadin Kota Tasikmalaya Resmi Kembalikan Berkas Pendaftaran
ferri amiril September 03, 2026 02:04 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com,cJaenal Abidin 


TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Abdul Karim resmi mengembalikan berkas formulir pendaftaran sebagai tahap akhir verifikasi yang dilakukan panitia Mukota Ke-V tahun 2026, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Adapun untuk dua calon Ketua Kadin lain yakni Asep Saepulloh dan Fauzan Wahyu Noor sudah mengembalikan berkas ke panitia Mukota Ke-V tahun 2026.

Ketua OC Mukota Ke-V KADIN Kota Tasikmalaya, Abdullah Muzzaki menyebut, bahwa tahap selanjutnya ialah proses verifikasi serta mengantisipasi yang terakhir untuk diserahkan ke KADIN Jawa Barat.

"Setelah semuanya oke, baru nanti kita umumkan jumlah peserta dan nama-nama bakal calon, nanti kalau sudah terverifikasi jadi calon, salah satunya dari Pak Abdul Karim yang sama sudah menyerahkan berkasnya kepada kami," ucap Muzakki dikonfirmasi TribunPriangan.com, 

Ia mengatakan, bahwa peserta untuk Mukota nanti adalah anggota KADIN yang ber-KTA, yang kedua mendaftar ke panitia.

Baca juga: 112 Kasus Kebakaran Terjadi di Kota Tasikmalaya Selama Periode Ini

"Kalaupun mereka punya KTA tapi tidak mendaftarkan, tidak mengembalikan formulir pendaftaran anggota sebagai peserta juga tidak bisa ikut," jelasnya.

Selain itu, untuk pelaksanaan Mukota Ke-V akan dilaksanakan pada tanggal 9 September 2026 yang diikuti tiga calon memperebutkan kursi Kadin Kota Tasikmalaya.

"Satu pekan ke depan, lokasi di Hotel Harmoni," tutupnya.

Sementara itu, salah satu calon Ketua Kadin Abdul Karim berharap kontestasi Ketua KADIN Kota Tasikmalaya dapat menjadi momentum untuk membicarakan arah dunia usaha lima tahun ke depan, bukan sekadar berbicara mengenai siapa yang akan memimpin.

"Yang harus kita pertarungan bukan hanya siapa ketuanya, tetapi gagasan apa yang akan kita bawa untuk lima tahun ke depan. Saya maju karena ingin ikut mengambil bagian dalam menjawab tantangan tersebut," kata Karim.

Dengan demikian, pencalonan Karim diarahkan sebagai bagian dari agenda memperkuat ekosistem dunia usaha Kota Tasikmalaya agar lebih terkoneksi, adaptif, kompetitif, dan mampu mengambil peluang di tengah perubahan ekonomi nasional maupun global.

"KADIN harus mampu menjadi rumah bersama bagi seluruh pelaku usaha, mulai dari pengusaha besar, menengah, kecil dan  mikro, pengusaha muda hingga pelaku ekonomi kreatif," ungkap Karim.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.