TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS- Penyanyi Ari Lasso ternyata menjadi salah satu penumpang Pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta-Makassar.
Ari Bernardus Lasso adalah penyanyi dan pemeran berkebangsaan Indonesia.
Pria kelahiran 17 Januari 1973 adalah vokalis grup musik rock Indonesia Dewa 19 sejak 1991 hingga keluar pada 1999 dan menjalani karier sebagai penyanyi solo.
Pesawat tersebut mengalami masalah pada salah satu roda utama saat penerbangan menuju Makassar, Kamis (3/9/2026).
Pengalaman tersebut kemudian dibagikan Ari Lasso melalui akun Instagram pribadinya, @ari_lasso.
Dalam unggahannya, penyanyi berusia 53 tahun itu mengaku salut dengan kemampuan pilot Garuda Indonesia.
Ia memuji Kapten dan Co-Pilot GA604 yang dinilai berhasil melakukan pendaratan dalam kondisi sulit.
“Salut dan respek untuk Kapten dan Co-Pilot Garuda GA604 Jkt-Makassar pagi tadi,” tulis Ari Lasso.
Menurut Ari, kemampuan pilot membuat proses pendaratan berlangsung aman meski salah satu roda pesawat tidak berfungsi maksimal.
“Dengan keahlian tinggi berhasil melakukan pendaratan yang nyaris seperti tidak terjadi apa-apa dengan kondisi roda kanan tidak berfungsi maksimal,” lanjutnya.
Ari juga memberikan apresiasi kepada petugas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang telah bersiaga menyambut kedatangan pesawat.
Baca juga: Pesawat Garuda Pecah Ban, Runway Bandara Makassar Sempat Ditutup, Kini Penerbangan Normal
Ia melihat sejumlah peralatan keselamatan telah disiapkan di sekitar area pendaratan.
“Salut juga untuk Ground Crew Bandara Hasanuddin yang tampak telah siap ‘menyambut pendaratan’ dengan berbagai peralatan pendukung,” tulisnya.
Ari menyebut mobil pemadam kebakaran juga terlihat bersiaga di sekitar landasan.
Menurutnya, kesiapan petugas bandara turut memberikan rasa aman dalam situasi tersebut.
Di akhir unggahannya, Ari Lasso mengungkapkan rasa syukurnya karena dirinya dan seluruh penumpang berhasil tiba di Makassar dengan selamat.
“Terlepas dari itu semua saya dan tentu semua bersyukur pada TUHAN karena memberikan kami semua keselamatan. Amin,” tulisnya.
Pesawat Garuda Indonesia GA604 membawa total 156 penumpang dalam penerbangan Jakarta-Makassar tersebut.
Pihak Bandara Sultan Hasanuddin sebelumnya menerima informasi mengenai kondisi pesawat dari Tower AirNav Indonesia sekitar pukul 07.00 WITA.
Mendapat informasi tersebut, pihak bandara langsung melakukan koordinasi dan menyiagakan personel untuk mengantisipasi kedatangan GA604.
Tim Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) menjadi salah satu unsur yang disiagakan.
Sejumlah kendaraan pendukung juga dipersiapkan untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Kendaraan tersebut di antaranya kendaraan utama F1, F2, dan Nurse Tender.
Koordinasi juga dilakukan bersama AirNav Indonesia, SAR, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan, serta Base Rescue Lanud.
Pesawat GA604 sempat melakukan go around sebelum akhirnya mendarat di Runway 03 Bandara Sultan Hasanuddin.
GA604 kemudian berhasil mendarat dengan aman pada pukul 09.13 WITA.
Setelah pesawat berhenti, petugas langsung melakukan penanganan untuk memastikan keselamatan penumpang dan awak.
Empat unit bus disiapkan untuk memindahkan seluruh penumpang dari pesawat menuju terminal.
Proses pemindahan penumpang berlangsung aman dan tertib.
Penumpang terakhir tercatat meninggalkan pesawat pada pukul 09.53 WITA.
Runway 03-21 Bandara Sultan Hasanuddin kemudian ditutup sementara.
Penutupan berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 10.30 WITA.
Penutupan dilakukan melalui Notice to Airmen (NOTAM) untuk mendukung proses penanganan pesawat.
Pesawat GA604 selanjutnya dipindahkan ke Parking Stand di Apron untuk menjalani pemeriksaan teknis.
Tim teknik landasan juga melakukan pemeriksaan terhadap runway sebelum kembali dibuka.
Setelah dipastikan aman, Runway 03-21 kembali dibuka pada pukul 10.30 WITA.
Operasional penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin kemudian kembali berjalan normal.
Pgs General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Lukman Mardian, mengatakan seluruh unsur langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai kondisi GA604.
“Begitu menerima informasi dari Tower AirNav Indonesia, kami langsung melakukan koordinasi dan menyiagakan seluruh unsur yang diperlukan untuk memastikan kesiapan kedatangan pesawat,” kata Lukman.
Menurutnya, penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan penumpang dan awak pesawat.
“Alhamdulillah, GA604 dapat mendarat dengan baik, seluruh penumpang dan awak dalam kondisi aman,” ujarnya.
Lukman mengatakan proses penanganan hingga runway kembali beroperasi dapat dilakukan secara terkoordinasi.
Bandara Sultan Hasanuddin memastikan operasional penerbangan kembali normal setelah runway dibuka.
“Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa tetap menjadi prioritas dalam setiap proses pelayanan penerbangan,” tutupnya.