TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Proses revitalisasi Pasar Munjul, Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur yang mangkrak sejak tahun 2014 lalu ditarget segera berlanjut.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan sudah mengalokasikan anggaran untuk kelanjutan revitalisasi.
"Untuk Pasar Munjul kita sudah anggarkan untuk tahun depan," kata Allo saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis (3/9/2026).
Hanya saja Dinas PPKUKM DKI Jakarta belum merinci anggaran yang akan digelontorkan untuk melanjutkan proyek revitalisasi, dan pembangunan gedung baru Pasar Munjul.
Sementara saat awal proyek revitalisasi tersebut bergulir pada tahun 2014 lalu Dinas PPKUKM mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,2 miliar, tapi pembangunan terhenti karena proses hukum.
"Insya Allah tahun 2027 akhir sudah bisa dipakai," ujar Allo.
Para pedagang berharap revitalisasi Pasar Munjul berlanjut agar mereka memiliki gedung baru yang lebih nyaman untuk berjualan, dan pembeli tertarik datang berbelanja.
Pasalnya akibat pembangunan gedung baru mangkrak, para pedagang terpaksa harus menjajakan dagangannya pada lapak semi permanen yang konstruksi jauh dari kata layak.
"Harapan saya dibangun biar layak, biar ramai dan nyaman. Pengunjungnya lebih banyak, pedagang juga nyaman," tutur pedagang Pasar Munjul, Kemis.