Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Kotak amal di Masjid At Thohirah, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jatim, kembali menjadi sasaran pencurian, Kamis (3/9/2026)
Aksi tersebut terekam kamera Closed-Circuit Television (CCTV) dan rekamannya kini viral di media sosial.
Rekaman dengan durasi 2 menit lebih itu viral di berbagai media sosial.
“Ini adalah kejadian ketiga. Yang dua kali memang belum dipasangi cctv. Nah karena sudah kejadian itu, kami pasang cctv. Kok ya ada yang nekat,” ungkap Takmir Masjid At Thohirah, Khoirul Mustaqim, Kamis
Dia mengatakan pencurian itu diketahui saat dirinya melaksanakan salat Subuh.
Baca juga: Karhutla Landa Hutan Perhutani, 10 Hektar Lahan di Bungkal Ponorogo Terbakar
Saat itu, jemaah masjid yang salat subuh mendapati salah satu kotak amal sudah tidak berada di tempatnya.
“Kalau masalah ketahuannya, saya dari CCTV. Soalnya tadi saya subuhan itu kok kotaknya enggak ada. Nah, sempat ramai jadi bahan perbincangan para jemaah. Terus, "Mungkin hilang. Ya, nanti saya lihat di CCTV, saya bilang gitu ke para jemaah,” katanya.
Menurutnya, pasca melakukan pengecekan, benar saja ada orang mengambil kotak amal pada Kamis (3/9/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 dini hari,
Dari kamera CCTV itu, pria atau pelaku dari timur, awalnya melihat situasi kondisi sekitar.
Kemudian ke arah kamar mandi untuk melihat sikon.
“Terus ke arah kotak amal yang satunya, tapi enggak sempat naik. Akhirnya, masuk ke yang kotak amal ke-2,” paparnya.
Dia mengaku kejadian ini adalah ketiga kalinya. Pertama dan kedua terjadi tahun 2024 lalu.
“Itu dalam satu tahun dua kali. Terus habis itu saya pasangi CCTV, dan kejadian tadi,” tegasnya
Akibat kejadian tersebut, uang di dalam kotak amal diperkirakan sekitar Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu.
Khoirul menjelaskan memang isinya sedikit,
“Kotak amal itu sebelumnya baru dibuka pada Selasa dan biasanya pengurus masjid melakukan pengambilan uang setiap dua minggu sekali. Jadi perkiraan kami cuma sedikit,” terangnya.
Khoirul menegaskan rekaman CCTV aksi pencurian sengaja diunggah ke media sosial.
Hal itu dilakukan bukan untuk melaporkan ke pihak kepolisian.
Harapannya, jelas dia, pelaku menyadari perbuatannya dan datang meminta maaf kepada takmir masjid.
“Saya viralkan tujuannya supaya dia mau mendatangi Pak Takmir, mau minta maaf. Bukan mau melaporkan kok,” papar Khoirul.
Sementara, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mangunsuman, Aiptu Trianggono sudah melakukan pengecekan di lokasi. “Kami identifikasi, nanti kami telusuri,” pungkasnya.