Kronologi Penangkapan 6 Pelajar Bersenjata Tajam di Labuhan Ratu Bandar Lampung
Robertus Didik Budiawan Cahyono September 03, 2026 08:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Polisi mengamankan enam pelajar yang diduga terlibat aksi tawuran menggunakan senjata tajam di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Rabu (2/9/2026) malam.

Baca juga: Polsek Labuhan Ratu Amankan 6 Pelajar Diduga Terlibat Tawuran

Aksi tawuran antarpelajar tersebut sempat membuat pengguna jalan resah. Sejumlah remaja terlihat membawa senjata tajam berukuran panjang dan terlibat aksi saling serang di tengah jalan raya. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.27 WIB.

Dalam video yang beredar, tampak beberapa remaja membawa senjata tajam yang diduga berupa celurit dan parang. Sejumlah kendaraan yang melintas bahkan terlihat memperlambat laju untuk menghindari lokasi tawuran.

Seorang pengendara, Wayan, mengaku melihat sekelompok remaja terlibat aksi saling serang ketika melintas di lokasi kejadian. "Saya lewat terus ada yang kayak tawuran gitu, mereka sampai ke tengah jalan," kata Wayan.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah remaja yang terlibat karena kondisi di lokasi membuatnya khawatir untuk berhenti. "Kurang tahu berapa banyak, saya tidak fokus lihat karena takut. Mereka bawa motor," ujarnya.

Menurut Wayan, para remaja tersebut terlihat membawa senjata tajam berukuran panjang."Iya, kayak arit panjang," tukasnya.

Kapolsek Labuhan Ratu AKP Ono Karyono membenarkan adanya penanganan aksi tawuran itu. Polisi bergerak untuk membubarkan dan melerai para pelajar yang terlibat dalam aksi saling serang.

Dalam video yang beredar di media sosial, terdengar suara menyerupai letusan senjata api ketika tawuran berlangsung. Namun, AKP Ono meluruskan bahwa suara tersebut bukan berasal dari aksi penembakan.

Menurutnya, suara letusan itu berasal dari anggota kepolisian yang berupaya membubarkan dan melerai tawuran.

"Kami luruskan, suara letusan senjata api itu dari anggota yang hendak melerai aksi tawuran," kata AKP Ono, Kamis (3/9/2026).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Labuhan Ratu Ipda Roy Purba mengatakan pihaknya telah mengamankan enam pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Keenam pelajar itu diamankan pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. "Enam orang," ujar Roy.

Penanganan dilakukan secara gabungan dengan melibatkan personel Intel Polresta Bandar Lampung, Polsek Tanjung Senang, dan Polsek Labuhan Ratu.

Roy menegaskan, seluruh pelajar yang diamankan masih tergolong anak-anak. "Pelajar ini, mereka masih anak-anak," katanya.

Selain enam pelajar yang telah diamankan, polisi masih memburu satu pelajar lainnya yang diduga ikut terlibat dalam aksi tawuran tersebut.

"Sementara ini enam. Ada satu lagi kawannya yang masih belum kita amankan," ujar Roy.

Dalam penanganan kasus ini, polisi juga mengamankan satu bilah senjata tajam yang diduga berkaitan dengan aksi tawuran. "Ada satu, sementara masih satu kita amankan," katanya.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian, termasuk peran masing-masing pelajar dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Terkait motif, polisi sementara menduga aksi tersebut dipicu kenakalan remaja. "Motifnya masih kenakalan anak remaja," kata Roy.

Meski demikian, kepolisian masih mendalami keterangan para pelajar yang diamankan untuk memastikan motif dan rangkaian kejadian secara utuh.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar di media sosial. Pengembangan kasus masih dilakukan untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam tawuran tersebut.

(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.