Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hasil Muktmar ke-35 NU rupanya membawa harapan bagi sejumlah pihak.
Tidak terkecuali Fraksi PPP-PSI DPRD Jatim.
Kepemimpinan PBNU hasil Muktamar ke-35 di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang belum lama ini, diharapkan dapat optimal dalam memberikan pelayanan kepada umat. Selain itu, juga diharapkan dapat menjadi motor penggerak peradaban.
Harapan ini muncul disela Rapat Paripurna DPRD Jatim, Kamis (3/9/2026).
Yakni, saat politisi PPP Zeiniye tampil sebagai juru bicara Fraksi gabungan PPP-PSI DPRD Jatim dalam pembahasan P-APBD Jatim 2026. Harapan kepada PBNU ini disampaikan dalam pembukaan yang disampaikan Zeiniye.
Dia menyambut baik Muktamar ke-35 yang sukses digelar.
Baca juga: Ikut ke Muktamar NU Sebagai Penggembira, Gus Rijal Meninggal seusai Dirawat di RSUD Jombang
“Kami juga menyampaikan tahniah dan selamat kepada Al Mukarrom KH Miftachul Akhyar atas terpilihnya sebagai Rois Aam PBNU dan KH Abdul Hakim Mahfudz atas terpilihnya sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026- 2031,” kata Zeiniye.
Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf dengan didampingi jajaran pimpinan dewan. Sementara dari unsur Pemprov, hadir langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak yang merupakan Wakil Gubernur.
Zeiniye menyampaikan harapan dan doa kepada kepemimpinan PBNU periode 2026-2031.
Ia berharap ke depan NU dapat semakin kokoh sebagai organisasi keislaman terbesar, termasuk juga terus getol dalam menjaga NKRI serta optimalnya pelayanan kepada umat.
“Dan Kami Fraksi PPP-PSI yakin, di bawah kepemimpinan ini, NU akan terus menjadi penyejuk, perekat bangsa, dan motor penggerak peradaban untuk Indonesia,” ujar wanita berusia 44 tahun itu.
Proses pemilihan Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang tuntas pada, Senin (31/8/2026) pagi.
Hasilnya, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031.
Gus Kikin terpilih setelah musyawarah Ahlul Halli Wal Aqdi atau AHWA resmi rampung.
Dengan demikian, komposisi PBNU periode 2026-2031 adalah KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU. Ini mengingat Rais Aam telah lebih dulu ditetapkan.
“Setelah melakukan musyawarah dari lima nama calon, maka AHWA secara mufakat memilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menjadi Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026-2031,” kata KH Anwar Iskandar perwakilan AHWA saat membacakan hasil di Gedung Serbaguna Ponpes Bahrul Ulum.
Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com