Panduan Menonton Festival Payung Indonesia XIII 2026 di Solo, Cek Rundown Lengkap 4-6 September
Hanang Yuwono September 04, 2026 11:32 AM
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Festival Payung Indonesia (FESPIN) XIII 2026 siap digelar di Taman Balekambang, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Perhelatan budaya tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (4/9/2026) hingga Minggu (6/9/2026).
Mengusung tema “Catra Padi – Sepayung Dewi Sri”, Festival Payung Indonesia XIII 2026 tidak hanya menghadirkan instalasi payung warna-warni.
Baca juga: Agenda Solo Hari Ini Jumat 4 September 2026: Jangan Lewatkan Festival Payung di Balekambang
Festival ini juga menjadi ruang pertemuan seni, budaya, ekonomi kreatif, lingkungan, hingga komunitas dari berbagai daerah.
Pengunjung dapat menyaksikan berbagai pertunjukan tari dan musik, fashion show, workshop, talkshow, pameran, pasar kuliner, serta aktivitas komunitas.
Bagi wisatawan yang sedang berada di Solo dan ingin menyaksikan langsung Festival Payung Indonesia XIII 2026, berikut panduan serta rundown lengkap acaranya.
Jadwal Festival Payung Indonesia XIII 2026
Tanggal: 4-6 September 2026
Lokasi: Taman Balekambang, Solo
Jam operasional festival: 07.00-22.00 WIB
Closed gate: 30 menit sebelum jam tutup
Selama festival berlangsung, jam kunjungan Taman Balekambang diperpanjang hingga malam hari.
Sementara di luar periode festival, jam operasional reguler Taman Balekambang adalah Selasa-Minggu pukul 07.00-17.00 WIB.
Taman Balekambang tutup setiap Senin.
Harga Tiket Taman Balekambang
Bagi pengunjung yang ingin datang ke Festival Payung Indonesia, berikut tarif masuk Taman Balekambang:
Wisatawan lokal: Rp5.000 per orang
Wisatawan mancanegara: Rp25.000 per orang
Dengan harga tersebut, pengunjung dapat menikmati suasana Taman Balekambang sekaligus berbagai agenda Festival Payung Indonesia.
Lokasi Festival Payung Indonesia 2026
Festival Payung Indonesia XIII 2026 digelar di Taman Balekambang, Jalan Depok, Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Taman Balekambang merupakan salah satu ruang publik yang kerap digunakan untuk berbagai kegiatan seni dan budaya di Kota Solo.
Suasana taman yang rindang dipadukan dengan instalasi payung artistik menjadi salah satu daya tarik utama festival.
Apa yang Bisa Ditonton?
Festival Payung Indonesia XIII 2026 mengangkat tema “Catra Padi – Sepayung Dewi Sri”.
Tema tersebut membawa payung tradisional ke dalam narasi mengenai padi, ketahanan pangan, budaya, dan kehidupan masyarakat.
Payung dalam festival ini tidak hanya diposisikan sebagai benda untuk melindungi tubuh dari panas dan hujan, tetapi juga menjadi medium ekspresi seni dan simbol kekayaan tradisi Nusantara.
Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan seni dari berbagai daerah di Indonesia hingga penampilan seniman dari sejumlah negara.
Selain pertunjukan, terdapat pula workshop, diskusi, talkshow, fashion show, pameran, serta kegiatan komunitas.
Rundown Festival Payung Indonesia XIII 2026
Jumat, 4 September 2026
Sarasehan & Workshop
09.00 WIB – Workshop Sorgum dan Tempe Sorgum, Muchammad Rifai, Shorgum Sejahtera Foundation
10.30 WIB – Workshop “Naik Kelas Lewat Festival”, Strategi Branding dan Promosi Product di Era Experience Economy, Vega Viditama Semarang
16.33 WIB – Speechless, Hueng Won Lee, Korea Selatan
16.43 WIB – Kidung Pananjung, Sanggar Seni Mahardika Karawang
16.53 WIB – Memayung, Sanggar Tari Adya Kala Karangpandan
17.03 WIB – Nadi Padi - A Dance of Wuxing, Lembah Manah Arts Labs Yogyakarta
Minggu, 6 September 2026
Sarasehan & Workshop
09.00 WIB – Pemutaran Film dan Diskusi film dokumenter Tears of The Lands (Tanah yang Menangis), produksi bersama Rumah Dokumenter dengan Sanggar Rojolele tahun 2025
10.00 WIB – Workshop Pupuk Organik Cair, Sidig Pamungkas, Koperasi Appoli (Aliansi Petani Padi dan Palawija Organik Boyolali)
13.00 WIB – Artisan Talk Komunitas & Kreativitas, Komunitas Sulam Nusantara, Mapaquilts Malang, Komunitas Indonesia Merajut, Komunitas WPAP, KRIYA Pacitan, Komunitas Crafter Solo Raya, Komunitas E-UKM Surabaya, Indonesia Museum Payung
15.00 WIB – Talkshow Festival Future Forum FESPIN bersama Kota Solo, Festival Asia Afrika Kota Bandung, Festival Cisadane Kota Tangerang, dan Festival Kota Lama Semarang
Pertunjukan
09.03 WIB – Apuse, Ayo Mama, dan Rumah Kita, Nawasena Duo Pati
20.40 WIB – Puan Padi, Serumpun Art Studio Banyuasin, Sumatera Selatan
20.50 WIB – Kuyup, Lembaga Kesenian Bunga Tanjung Deli Serdang, Sumatera Utara
21.00 WIB – Sendratari Pariwisata, Sanggar Seni Edi Peni Surakarta
21.10 WIB – TRI AMURWANI, Sanggar Tari Sekar Pambayun Banjarnegara
21.20 WIB – Samsara, Amarta Production Solo
21.30 WIB – Paju Monca, SSSB Mada Ntana Dompu NTB
Tips Menonton Festival Payung
Agar lebih nyaman menikmati Festival Payung Indonesia XIII 2026, pengunjung sebaiknya datang lebih awal, terutama jika ingin mengikuti workshop atau menyaksikan pertunjukan tertentu.
Pengunjung juga dapat menyesuaikan waktu kedatangan dengan agenda yang ingin ditonton karena rangkaian pertunjukan berlangsung sejak pagi hingga malam.
Dengan banyaknya agenda selama tiga hari, Festival Payung Indonesia XIII 2026 bisa menjadi pilihan wisata budaya bagi masyarakat Solo maupun wisatawan luar daerah yang sedang berlibur di Kota Bengawan.