Pesona Gunung Mutis, Jelajah Puncak Tertinggi di NTT,  Ada Nilai Spiritual di Atap Pulau Timor
Alfred Dama September 04, 2026 01:29 PM

 

POS-KUPANG.COM -- Keindahan Pulau Timor sejatinya  tidak kalah dengan Pulau Sumba dan Pulau Flores .

Pulau ni memiliki keindahan yang khas mulai dari Pantai hingga pegunungan .

Dan salah satu yang kin menjasi destinasi favorit adaga kawsan Gunung Mutis .

Dikutip dari Traveloka, Gunung Mutis merupakan titik tertinggi di Pulau Timor dan  Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan ketinggian mencapai 2.427 mdpl. 

Terletak di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Timor Tengah Utara, gunung ini bukan sekadar destinasi pendakian biasa. 

Bagi masyarakat adat suku Mollo, Timau, dan Amfoang, Gunung Mutis adalah jantung kehidupan dan wilayah sakral yang dijaga dengan nilai-nilai spiritualitas yang tinggi.

Dikenal dengan ekosistemnya yang unik, kawasan Cagar Alam Gunung Mutis menawarkan pemandangan yang sangat berbeda dari citra NTT yang kering. 

Di sini, pengunjung akan disambut oleh hamparan hutan pegunungan yang hijau, udara yang sangat dingin, dan kabut misterius yang sering kali menyelimuti puncak "Si Atap Timor" ini.

Daya Tarik Utama Wisata Gunung Mutis
Mengunjungi Gunung Mutis memberikan pengalaman mendalam yang memadukan keindahan botani purba dengan kearifan lokal yang masih kental.

Baca juga: Wisata NTT, Jelajah Hutan Enau Flores Barat NTT, Bisa Belajar Manfaat Aren

1. Hutan Ampupu Purba yang Eksotis
Gunung Mutis adalah rumah bagi hutan alam pohon Ampupu (Eucalyptus urophylla) terbesar di dunia. Pohon-pohon ini tumbuh secara alami dengan batang yang dipenuhi lumut janggut, menciptakan suasana seperti di dalam hutan dongeng. Berjalan di bawah naungan pohon ampupu memberikan ketenangan tersendiri bagi siapa pun yang melaluinya.

2. Pusat Spiritualitas Masyarakat Adat
Bagi masyarakat adat setempat, Gunung Mutis dianggap sebagai tempat bersemayamnya para leluhur. Gunung ini adalah sumber kehidupan karena menyediakan air dan padang penggembalaan ternak. 

Hubungan harmonis antara manusia dan alam di Mutis tercermin dari cara masyarakat menjaga hutan dari eksploitasi, menjadikan kunjungan ke sini sebagai bentuk wisata budaya dan spiritual yang edukatif.

3. Lanskap Padang Rumput dan Kuda Liar
Di sekitar kaki gunung, terdapat padang sabana luas yang menjadi tempat penggembalaan sapi dan kuda liar. 

Kontras antara pepohonan purba dan hamparan rumput hijau yang luas memberikan pemandangan yang sangat fotogenik. Di sini, pengunjung bisa merasakan kedamaian yang jauh dari bisingnya kota.

Baca juga: Wisata NTT,  Atraksi Wulla Poddu, Aksi Pria Terpilih di SBD untuk Beburu Bisa Di Tonton WIsatwan 

Informasi Jalur dan Lokasi
Pendakian Gunung Mutis memerlukan persiapan yang matang karena lokasinya yang cukup terpencil:

Keindahan panorama alam dari puncak Gunung Mutis, NTT.
Keindahan panorama alam dari puncak Gunung Mutis, NTT. (Dok Pos Kupang)

Lokasi 

Wisata guung Mutis belokasi     Kecamatan Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT.

Akses    Sekitar 3–4 jam berkendara dari Kota Soe menuju Desa Fatumnasi.
Karakteristik    Hutan lumut, pohon Ampupu, dan suhu yang bisa mencapai di bawah 10°C.

Tips Penting Sebelum Berkunjung ke Gunung Mutis
Demi kenyamanan dan menjaga rasa hormat terhadap wilayah adat, perhatikan panduan berikut:

1. Pastikan Fisik Prima dan Pakaian Hangat
Suhu di Gunung Mutis sangat dingin dan tidak jarang disertai angin kencang. Pastikan Anda membawa jaket tebal, sarung tangan, dan penutup telinga. Kondisi fisik yang sehat sangat dibutuhkan untuk menempuh perjalanan jauh dari pusat kota.

2. Hormati Adat Istiadat Setempat
Karena Gunung Mutis adalah wilayah sakral, sangat disarankan untuk melapor ke pemangku adat atau tokoh masyarakat setempat di Desa Fatumnasi sebelum memulai pendakian. Terkadang, pengunjung diharapkan mengikuti ritual kecil atau mematuhi pantangan tertentu sebagai bentuk penghormatan terhadap "penguasa" gunung.

3. Jaga Kebersihan dan Hindari Vandalisme
Mutis adalah kawasan cagar alam yang sangat dilindungi. Jangan mengambil apapun selain foto, dan jangan tinggalkan apapun selain jejak kaki. Hindari membuang sampah plastik atau merusak pepohonan purba agar keseimbangan ekosistem dan nilai spiritualitas gunung ini tetap terjaga.

4. Gunakan Jasa Pemandu Lokal
Jalur di dalam hutan ampupu sering kali tertutup kabut tebal yang dapat mengaburkan pandangan. Menggunakan jasa pemandu dari warga Fatumnasi akan membuat perjalanan Anda lebih aman sekaligus memberikan wawasan mendalam mengenai filosofi masyarakat adat terhadap Gunung Mutis.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.