Ditinggal Angkutan Umum, Terminal Wonomulyo Polman Kini Terbengkalai
Nurhadi Hasbi September 04, 2026 01:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Terminal Wonomulyo di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) nampak terbengkalai, Jumat (4/9/2026).

Terminal Wonomulyo ini tidak lagi difungsikan sebagai pusat aktivitas transportasi antara wilayah kota.

Terminal ini dibangun sejak 2005. Terdapat empat bangunan semacam ruang tunggu bagi penumpang.

Terdapat pula lahan kosong yang cukup luas harusnya dipenuhi mobil penumpang terparkir.

Baca juga: Daftar 37 Mutasi Terbaru Perwira Tinggi Polri, Dari Astama, Kapolda hingga Wakapolda

Baca juga: Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Warung Jembatan Bolong Mamuju Usai Diturunkan Sopir Angkutan Umum

Namun sejak beberapa tahun terakhir, Terminal Wonomulyo ini terbengkalai dan tak lagi difungsikan.

Fasilitas semula disiapkan sebagai tempat mangkal sopir travel menuggu penumpang itu kini justru terlihat sepi.

Mobil travel maupun penumpang sudah jarang berada di dalam kawasan terminal. 

Seorang warga Haidir yang ditemui di Terminal Wonomulyo menyebut kondisi ini telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. 

“Jarang sekali mi ada supir disini, itupun kalau ada hanya satu-dua orang saja. Nah ini terminal dibangun tahun 2005,” ucap Haidir yang tinggal di kawasan terminal.

Dia menyebut terminal ini tidak lagi menjadi pilihan utama penumpang maupun sopir travel. 

Aktivitas transportasi, justru lebih banyak berlangsung di luar kawasan terminal, seperti di depan Pasar Induk Wonomulyo.

Salah seorang sopir travel, Andi, mengatakan penumpang kini lebih sering menunggu kendaraan di luar terminal. 

“Kebanyakan penumpang sekarang diluar terminal menunggu mobil. Sekarang agak susah mi cari penumpang kadang sehari cuman dapat 2 orang,” kata Andi.

Menurut Andi, minimnya penumpang menjadi salah satu alasan aktivitas kendaraan travel di terminal semakin berkurang.

Sopir pun memilih mencari penumpang di lokasi yang dianggap lebih mudah dijangkau.

Aktivitas Terminal Semakin Sepi

Kondisi tersebut membuat Terminal Wonomulyo, yang semestinya menjadi simpul transportasi masyarakat justru kehilangan perannya. 

Fasilitas yang dibangun sejak 2005 itu tidak lagi menjadi pusat keberangkatan maupun tempat menunggu penumpang seperti tujuan awal pembangunannya.

Staf Terminal Wonomulyo, Abdul membenarkan bahwa aktivitas di terminal tersebut memang sudah lama sepi. 

Kendaraan travel disebut sudah jarang masuk dan menunggu penumpang di dalam terminal.

Menurutnya, keberadaan sopir dan penumpang biasanya baru terlihat pada hari-hari tertentu, terutama ketika berlangsung hari pasar.

“Sudah sangat jarang ada mobil masuk. Kalaupun ada itupun di hari pasar saja baru ada,” ujarnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.