Kontrak Proyek Astaka Utama Diperpanjang, Kepala Dinas PUPR Kuansing Tegaskan Tidak Ubah Desaign
Firmauli Sihaloho September 04, 2026 05:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Pembangunan Astaka Utama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), belum sepenuhnya tuntas sesuai batas waktu kontrak.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuansing akhirnya memberikan tambahan waktu pengerjaan proyek senilai Rp4,1 miliar tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kuansing, Ade Fahrer Arif, mengatakan perpanjangan kontrak diberikan setelah pihak kontraktor mengajukan tambahan waktu selama 30 hari.

Namun, permintaan tersebut tidak sepenuhnya dikabulkan.

Dinas PUPR hanya memberikan tambahan waktu selama tiga minggu, terhitung mulai 1 September 2026.

"Kontraktor meminta penambahan waktu 30 hari. Namun kami hanya memberikan perpanjangan tiga minggu," kata Ade, Jumat (4/9/2026).

Sebelumnya, kontrak pembangunan Astaka Utama tersebut berakhir pada 27 Agustus 2026.

Baca juga: Kondisi Kabut Asap Mulai Berkurang Kota Bengkalis, Kualitas Udara Masih Kategori Tidak Sehat

Baca juga: Dinkes Kampar Tangani 85 Gangguan Kesehatan Dampak Karhutla, Hampir Semua ISPA

Ade menjelaskan, keterlambatan pengerjaan bukan semata-mata disebabkan kemampuan kontraktor.

Aktivitas pembangunan sempat dihentikan karena lokasi proyek digunakan untuk pelaksanaan MTQ ke-44 Riau.

Setelah itu, pengerjaan kembali harus dihentikan karena kawasan Tepian Narosa digunakan untuk perhelatan Festival Pacu Jalur 2026.

Dua agenda besar tersebut membuat ruang gerak pengerjaan proyek menjadi terbatas.

Meski mendapatkan tambahan waktu, kontraktor tetap tidak lepas dari konsekuensi keterlambatan.

Dinas PUPR memastikan denda tetap diberlakukan sesuai ketentuan kontrak.

"Perpanjangan ini tetap dikenakan denda sesuai aturan yang berlaku," tegas Ade.

Kini, pengerjaan Astaka Utama memasuki tahap akhir.

Ade memastikan proyek tersebut akan diselesaikan dalam masa perpanjangan kontrak yang telah diberikan.

"Saat ini sudah masuk tahap finishing dan akan tuntas sesuai kontrak," ujarnya.

Di tengah sorotan terhadap pembangunan Astaka Utama tersebut, Ade juga memastikan tidak ada perubahan terhadap desain bangunan.

Ia menegaskan desain yang tengah dikerjakan kontraktor tetap mengacu pada perencanaan awal.

"Tidak ada perubahan desain. Desain Astaka Utama tetap sesuai dengan rencana," tegas Ade.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.