Penulis : Titi Ila Ashari
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG-Di era digital saat ini cukup dengan ponsel, masyarakat bisa melakukan pembayaran dengan mudah melalui QRIS. Kemudahan tersebut membuat pembayaran tanpa uang tunai semakin banyak digunakan, termasuk oleh pelaku usaha.
Dilansir dari Kompas.com, QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard merupakan kode QR standar yang dikembangkan Bank Indonesia (BI) bersama industri sistem pembayaran. QRIS dibuat agar transaksi menggunakan QR Code dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan aman.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mencatat, per Juli 2025 transaksi QRIS tumbuh 82,4 persen, dengan jumlah pengguna mencapai 67,5 juta dan merchant sebanyak 45,5 juta.
Angka tersebut menunjukkan bahwa pembayaran menggunakan QRIS telah banyak digunakan oleh masyarakat dan pelaku usaha.
QRIS memberikan sejumlah manfaat bagi pelaku usaha. Pembayaran menjadi lebih praktis karena penjual cukup menyediakan satu kode QR.
Berikut beberapa manfaat QRIS bagi merchant:
Pembeli juga mendapat manfaat karena tidak perlu repot membawa uang tunai atau memikirkan QR dari penyedia pembayaran mana yang digunakan oleh merchant.
Baca juga: Cara Perbarui Desil Kemensos Lewat HP, Ini Syarat dan Dokumen yang Perlu Disiapkan
QRIS memiliki beberapa model penggunaan. Dikutip dari Kompas.com, terdapat tiga jenis pembayaran QRIS, yaitu:
QRIS MPM Statis menjadi pilihan yang sederhana bagi penjual. Merchant cukup memasang sticker atau mencetak QRIS dan menampilkannya di tempat pembayaran.
Pembeli kemudian melakukan scan QRIS, memasukkan nominal pembayaran, memasukkan PIN, lalu menekan tombol bayar. Notifikasi transaksi akan diterima oleh pembeli maupun merchant.
Jenis QRIS ini cocok digunakan oleh usaha mikro dan kecil.
2. Merchant Presented Mode (MPM) Dinamis
QRIS MPM Dinamis menampilkan kode QR melalui perangkat seperti mesin EDC atau smartphone.
Penjual memasukkan nominal pembayaran terlebih dahulu. Setelah itu, pembeli melakukan scan pada QRIS yang ditampilkan atau dicetak.
Jenis ini cocok digunakan oleh merchant dengan skala usaha menengah dan besar atau usaha yang memiliki volume transaksi tinggi.
3. Customer Presented Mode (CPM)
QRIS CPM bekerja dengan cara pembeli menunjukkan QRIS yang terdapat pada aplikasi pembayaran miliknya.
Kemudian penjual dapat menscan QRIS tersebut. Model ini lebih ditujukan bagi merchant yang membutuhkan proses transaksi cepat, seperti transportasi, parkir, dan ritel modern.
Berikut langkah membuat QRIS melalui aplikasi e-wallet DANA:
Keamanan menjadi salah satu alasan QRIS dikembangkan bersama Bank Indonesia dan industri sistem pembayaran.
Pelaku usaha dapat memperhatikan beberapa hal saat menerima pembayaran:
QRIS membuat pembayaran jualan menjadi lebih sederhana karena penjual tidak perlu menyediakan banyak kode pembayaran. Satu QRIS dapat digunakan untuk menerima pembayaran dari berbagai penyelenggara yang mendukung QRIS.
Bagi pelaku usaha, penggunaan QRIS juga dapat membantu pencatatan transaksi, mengurangi kebutuhan uang tunai, serta memberikan pilihan pembayaran yang lebih praktis bagi pelanggan.