Sosok Xanana Gusmao Perdana Menteri Timor Leste yang Puji Jokowi saat Berkunjung ke Solo, Ucap Kagum
Musahadah September 04, 2026 05:32 PM

 

SURYA.CO.ID - Ini lah sosok Xanana Gusmao, Perdana Menteri Timor Leste yang memberikan pujian ke Jokowi usai mengunjungi Presiden ke-7 RI itu di kediamannya, di kawasan Sumber, Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah pada Jumat (4/9/2026).

Xanana memuji Jokowi karena mampu melakukan pemerataan pembangunan di Indonesia selama dua periode kepemimpinannya.

Dikatakan Xanana, pembangunan yang tidak hanya berpusat di Pulau Jawa menjadi bukti adanya visi besar untuk memastikan seluruh wilayah Indonesia ikut merasakan kemajuan.

“Kami dari Timor Leste kagum, sangat kagum dengan visinya. Visinya melampaui Jawa. Kami sangat kagum. Tidak ada satu pun yang tertinggal. Hingga ke pelosok desa,” ungkapnya saat sesi makan siang.

Xanana juga menilai visi pembangunan tersebut menjadi salah satu hal yang membuat sosok Jokowi dinilainya sebagai pemimpin yang inspiratif.

Baca juga: Sosok C Suhadi Pengacara Jokowi yang Gugat Pasal 163 KUHAP Soal Praperadilan, Singgung Roy Suryo

Ia pun menyampaikan terima kasih karena telah diundang Jokowi untuk datang ke Solo dan bertemu di kediaman mantan presiden tersebut.

“Saya harus berterima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo karena telah mengundang saya ke Solo dan ke kediamannya. Ini adalah pembicaraan yang sangat membuahkan hasil, menunjukkan bahwa visi yang beliau bangun saat menjadi Presiden Republik Indonesia tidak selesai begitu saja, melainkan melampaui batas hingga ke Timor Leste,” tuturnya.

Menurut Xanana, gagasan pembangunan yang dibangun Jokowi tidak berhenti setelah masa kepemimpinannya berakhir. Ia menyebut sejumlah program yang diwariskan masih memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Sebelum, saat, dan sesudah. Anda masih memikirkan misi yang kita miliki, baik secara aktif maupun tidak aktif, agar tidak ada seorang pun yang tertinggal,” jelasnya.

Xanana menilai semangat agar tidak ada masyarakat yang tertinggal tersebut menjadi bagian penting dari visi pembangunan yang dapat memberikan dampak dalam jangka panjang. 

Lantunkan Bengawan Solo

Sebelumnya, Xanana tiba sekitar pukul 12.26 WIB. Ia memakai batik lengan panjang. Kedatangannya disambut Jokowi di depan pintu masuk rumah.

"Welcome to Solo. Welcome to my home," kata Jokowi menyambut kedatangan Xanana di Solo, Jawa Tengah, Jumat.

Jokowi yang juga memakai batik lengan panjang. Ia sempat berbincang sebentar dengan PM Timor Leste sebelum mempersilakan masuk ke rumahnya.

Di rumah Jokowi, Xanana disambut dengan lagu "Bengawan Solo" karya maestro Gesang Martohartono.

Lagu tersebut menarik perhatian Xanana. Ia bahkan ikut dalam alunan musik tersebut dan menyanyikan lagu Bengawan Solo hingga selesai.

Di rumah Jokowi, Xanana tampak menikmati jamuan. Makanan yang dihidangkan ada kwetiau, bebek peking, fuyunghai dan sapi lada hitam.

Siapakah Xanana Gusmao?

Dikutip dari laman resmi pemerintah Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao lahir pada tanggal 20 Juni 1946 di Manatuto, Timor Leste.

Dia mendapat pendidikan dasar di Santa Teresa, kemudian sekolah Katolik di Nossa Senhora de Fatima, dan kemudian Sekolah Menengah Fr. Francisco Machado di Dili.

Gusmao memulai karier di pemerintahan pada tahun 1966, lalu berdinas di militer Portugis dari tahun 1968 hingga 1970.

Pria ini sempat menjadi staf di surat kabar dan bergabung dengan Partai Associacao Social Democrata yang kemudian berubah nama menjadi FRETILIN.

Setelah Indonesia melakukan Operasi Seroja ke Timor Leste pada tahun 1975, Gusmao menjadi pemimpin perlawanan.

Dia terpilih sebagai Panglima Tertinggi Angkat Bersenjata Pembebasan Nasional Timor Leste.

Kemudian, pada tahun 1983 dia menginisiasi perundingan resmi dengan TNI. Perundingan itu menghasilkan gencatan senjata yang berlangsung sekitar 5 bulan.

Gusmao menerapkan Kebijakan Persatuan Nasional, mengembangkan jaringan rahasia, dan mendirikan Dewan Nasional Perlawanan Maubere yang kelak menjadi Majelis Nasional Perlawanan Rakyat Timor.

Dipenjara di Lapas Cipinang

Sesudah memimpin gerilyawan selama 17 tahun, dia ditangkap oleh TNI, yaitu pada tahun 1992. Dia kemudian diadili dan dipenjara di Semarang. Lalu, dia sempat dipindahkan ke Cipinang.

Ketika dipenjara, Gusmao terus merancang strategi perlawanan sembari mempelajari bahasa Indonesia dan Inggris.

Dia juga dinyatakan kembali sebagai pemimpin Perlawanan Rakyat Timur dan Presiden CNRT (Dewan Nasional untuk Pembangunan Timor, sebuah partai politik) di Konvensi Nasional Timor Leste.

Mantan gerilyawan ini dijadikan tahanan rumah pada bulan Februari 1999, kemudian dibebaskan tanggal 7 September 1999.

Sesudah referendum dilakukan dan mayoritas rakyat Timor Leste memilih merdeka, Kongres Nasional Pertama CNRT pun digelar. Gusmao terpilih sebagai Presiden CNRT/Kongres Nasional.

Dari bulan November 2001 hingga 2001, dia menjadi Ketua Majelis Nasional, sebuah badan legilatif pada masa transisi pemerintahan di Timor Leste.

Gusmao terpilih sebagai Presiden Republik Demokrasi Timor Leste pada tanggal 14 April 2002.

Dia berkuasa hingga akhir jabatannya pada tahun 2007.

Dia juga terpilih sebagai Presiden Kongres Nasional untuk Pembangunan Kembali Timor Leste pada tahun yang sama.

Lalu, dia diangkat sebagai Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Timor Leste pada bulan Agustus 2007. Gusmao terpilih kembali sebagai Perdana Menteri lewat Pemilu 2012.

Selama menjadi Perdana Menteri, dia berupaya mengonsolidasikan perdamaian dan persatuan nasional, menguatkan demokrasi, berinvestasi di sektor penting guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan menyusun rencana pembangunan jangka panjang.

Gusmao mengumumkan mundur dari jabatan Perdana Menteri pada bulan Desember 2014.

Kemudian, dia dipilih sebagai Menteri Perencanaan dan Investasi Strategis, jabatan yang dipegangnya hingga September 2017.

Dia lalu memegang sejumlah jabatan, misalnya Perwakilan Khusus Pemerintah untuk merundingkan perbatasan Timor Leste dan Indonesia.

Pada tahun 2023 dia ditunjuk kembali sebagai Perdana Menteri setelah Partai CNRT menang. (Tribun Solo/Kompas.com/Tribunnews.com/Febri-Tribun Solo.Ahmad Syarifudin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.