Bukan Sekadar Tabrak Lari! Mobil Dirusak di Jagakarsa Bawa Kabur Harta Majikan Rp1,5 M
Budi Sam Law Malau September 04, 2026 05:33 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sebuah video viral yang memperlihatkan amuk massa terhadap mobil hitam di Jalan Durian, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Minggu (30/8/2026) lalu, rupanya menyimpan cerita bak film aksi kriminal.

Di balik kaca mobil yang pecah dihantam batu, tersembunyi sebuah kejahatan besar bernilai miliaran rupiah.

Pengemudi yang panik dikejar warga akibat tabrak lari itu ternyata bukanlah sopir biasa.

Ia adalah seorang sekuriti yang diduga kuat sedang dalam pelarian usai menjarah harta kekayaan majikannya sendiri.

Bawa Kabur Uang Miliaran hingga Barang Mewah

Fakta mencengangkan ini menyeruak di tengah penyelidikan polisi.

Sang sekuriti tak hanya mencuri mobil yang ia kendarai secara ugal-ugalan tersebut, tetapi diduga juga menggondol sebuah kartu ATM berisi uang tunai sebesar Rp 1,5 miliar, sejumlah barang mewah bergengsi, hingga sebuah sepeda motor milik sang majikan.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengonfirmasi temuan awal ini dan menyatakan bahwa jajarannya tengah bergerak cepat membongkar benang kusut kasus tersebut.

"Kami masih mendalami dugaan tindak pidana pencurian yang dilakukan pengemudi. Saat ini, kami juga menunggu keterangan resmi dari pihak korban atau pemilik mobil yang dirugikan," jelas Kompol Nurma Dewi, Jumat (4/9/2026).

Baca juga: Mobil Tabrak Warga yang Sedang Duduk di Grogol, Korban Alami Patah Tulang dan Pendarahan di Kemaluan

Aksi Heroik Korban Tabrak Lari dan Kemarahan Warga

Insiden pencurian epik ini terhenti secara dramatis berkat aksi nekat korban tabrak lari dan kemarahan warga sekitar.

KB (41), seorang warga yang saat itu hendak berangkat ibadah ke gereja, menjadi saksi mata ketegangan tersebut.

Ia melihat mobil hitam itu dikerumuni massa karena sang sopir menolak berhenti setelah menabrak seorang pengendara motor.

Lebih mendebarkan lagi, korban yang ditabrak menolak menyerah. Ia nekat melompat dan bergelantungan di atas kap mobil demi menghentikan pelarian pelaku.

"Langsung ada satu orang pakai baju putih bergelantungan di atas kap mobil. Tujuannya hanya satu, menahan sopir itu supaya tidak kabur lagi," cerita KB di ruang pemeriksaan.

Terpancing emosi melihat arogansi pelaku yang membahayakan nyawa orang lain, KB akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menghancurkan kaca mobil menggunakan batu agar pelaku tak bisa lari lebih jauh.

Saat ini, Polsek Jagakarsa masih berfokus mengurutkan kronologi perusakan, sekaligus memburu identitas pahlawan jalanan—korban penabrakan yang nekat bergelantungan di kap mobil tersebut.

"Ini (korban yang ditabrak) sedang kami cari," tandas Nurma.

Dari sebuah tabrak lari di jalanan Jagakarsa, siapa sangka pelarian seorang pencuri miliaran rupiah akhirnya harus terhenti di tangan amuk warga.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.