TRIBUNNEWS.COM - Performa Jonatan Christie di China Masters 2026 turut dikomentari oleh Direktur Kepelatihan Tunggal Putra Pelatnas Malaysia, Kenneth Jonassen.
Komentar tersebut muncul setelah Jonatan Christie atau yang akrab disapa Jojo kalah di babak 16 besar China Masters 2026.
Bertempat di Shenzhen Arena, China, Jojo kalah dari tunggal putra Hong Kong, Jason Gunawan, dengan skor identik 16-21 dan 16-21, Kamis (3/9/2026).
Jojo yang datang dengan status ranking satu dunia sekaligus unggulan pertama harus angkat koper lebih cepat.
Di sisi lain, Jason yang menempati ranking 52 dunia justru berhasil menjadi mimpi buruk Jojo.
Namun sebelum itu, Jojo berhasil mengalahkan anak didik Kenneth Jonassen, Leong Jun Hao, di babak 32 besar China Masters 2026 dengan skor 21-17 dan 21-19.
Baca juga: Hasil China Masters 2026: An Se-young Lolos Semifinal, Akane Yamaguchi Sudah Menanti
Hal itulah yang kini disorot Kenneth Jonassen.
Pelatih asal Denmark tersebut melihat ada peluang yang terlewat bagi Leong.
Ia menilai permainan Jojo tidak menunjukkan level setinggi status ranking dunianya.
"Saya menghormati Jonatan, tapi saya merasa ini adalah peluang yang terlewatkan bagi Jun Hao karena menurut saya penampilan Jonatan tidak setinggi itu," kata Kenneth Jonassen, dikutip dari New Straits Times.
Baca juga: Jalan Jonatan Christie Pertahankan Ranking 1 Dunia, 3 Pemain Dilarang Sukses di China Masters 2026
Sementara itu, kekalahan dari Jason memperpanjang catatan kurang memuaskan Jojo dalam rangkaian turnamen BWF World Tour musim ini.
Peraih medali emas Asian Games 2018 tersebut bahkan beberapa kali terhenti lebih awal.
Di All England 2026, ia tersingkir di babak 16 besar setelah dikalahkan wakil Taiwan, Lin Chun-yi, dengan skor 19-21, 12-21
Kegagalan kembali terjadi di Singapore Open 2026. Jojo harus mengakhiri langkahnya di babak 32 besar setelah kalah dari wakil India, HS Prannoy, dengan skor 21-10, 12-21, 18-21.
Lalu di Japan Open 2026, Jojo terhenti di 32 besar usai dikalahkan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, dengan skor 16-21, 14-21.
Selain menambah catatan buruk, kekalahan dari Jason di 16 besar China Masters 2026 juga bisa berpengaruh ke ranking dunianya.
Bahkan, Jojo bisa saja kehilangan tahtanya sebagai tunggal putra ranking satu dunia setelah rampungnya China Masters 2026.
(Tribunnews.com/Isnaini)