BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketersediaan darah menjadi salah satu penopang penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Namun, pemenuhannya membutuhkan partisipasi berbagai pihak untuk menjaga stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal suatu negara mencapai sekitar 2 persen dari total populasi.
Dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 280 juta jiwa, kebutuhan darah nasional diperkirakan mencapai sekitar 5,6 juta kantong per tahun.
Besarnya kebutuhan tersebut membuat upaya menjaga ketersediaan darah tidak dapat bergantung pada satu pihak. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi penting untuk memastikan kebutuhan darah tetap terpenuhi.
Merespons kebutuhan tersebut, Bank Mandiri bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan sejumlah fasilitas kesehatan rutin menggelar program Mandiri Donor Darah di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Bank Mandiri terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus ruang bagi Mandirian, nasabah, dan masyarakat untuk berbagi melalui aksi kemanusiaan yang rutin diselenggarakan dalam menyambut HUT ke-28 Bank Mandiri lewat semangat “Tumbuh Bersama Majukan Indonesia”.
Regional Operations Head Region II / Sumatera 2 Lenny Marlina mengatakan, sejak pertama kali dilaksanakan pada April 2026, Mandiri Donor Darah telah menghimpun lebih dari 19.000 kantong darah hingga memasuki periode kelima pelaksanaan.
Jumlah tersebut terkumpul melalui keterlibatan pegawai Bank Mandiri, nasabah, masyarakat, serta PMI dan berbagai fasilitas kesehatan yang mendukung pelaksanaan kegiatan.
“Kebutuhan darah hadir setiap hari. Karena itu, kami melihat pentingnya menjaga kontribusi ini agar terus berlanjut. Melalui Mandiri Donor Darah, kami bersama PMI mengajak Mandirian, nasabah, dan masyarakat untuk terus mengambil bagian dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Lenny dalam keterangan resminya, Jumat (4/9/2026).
Bank Mandiri kembali bekerja sama dengan PMI dan sejumlah fasilitas kesehatan untuk menyelenggarakan donor darah secara serentak di 12 Region Bank Mandiri yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan ini menargetkan 280 pendonor di setiap region, dengan melibatkan pegawai Bank Mandiri, nasabah, dan masyarakat umum di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Pelaksanaan di 12 Region tersebut mempertemukan berbagai pihak dalam satu kegiatan yang sama.
Bagi Bank Mandiri, keterlibatan pegawai, nasabah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan donor darah sekaligus memperluas manfaatnya di berbagai wilayah.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Mandiri Donor Darah. Setiap kantong darah yang terkumpul dapat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, kami akan terus menjaga kolaborasi ini dan membuka ruang bagi semakin banyak pihak untuk ikut berbagi,” pungkas Lenny. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)