Prediksi Bali United vs PSS Sleman: Super Elja Punya Memori Manis, Siap Bikin Kejutan
Muhammad Fatoni September 04, 2026 06:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM -  Laga perdana PSS Sleman di Super League 2026/2027 akan menantang tuan rumah  Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (4/9/2026) pukul 19.00 WIB malam ini.

Pertandingan inipun akan menjadi start penting Super Elja usai kembali ke kasta tertinggi kompetisi sepak bola di tanah air.

Meski berstatus tim promosi dan menghadapi tim sekelas Bali United, PSS Sleman tak gentar dan tetap memasang target bisa mencuri poin dari Pulau Dewata.

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, telah menyiapkan skuatnya dengan baik sebelum melakoni laga perdana malam nanti.

Memori Manis

Menghadapi laga perdana kontar Bali United tersebut, PSS Sleman juga membawa memori manis dari lawatan terakhir mereka ke Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Pada musim 2023/2024, PSS Sleman berhasil mencuri tiga poin setelah membekuk Bali United dengan skor tipis 1-0 via gol Ricky Cawor di markas Serdadu Tridatu.

Catatan tersebut menjadi modal psikologis sekaligus motivasi tambahan bagi PSS Sleman untuk kembali meraih hasil positif di tempat yang sama.

Meski situasi dan komposisi kedua tim telah berubah, memori kemenangan tersebut setidaknya menjadi pengingat bahwa PSS Sleman pernah menaklukkan Bali United di hadapan pendukungnya sendiri.

Kini, Super Elja kembali datang ke Gianyar dengan misi serupa, membawa pulang poin dari markas Serdadu Tridatu, sekaligus mengawali perjalanan di Super League 2026/2027 dengan hasil positif.

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Super Elja Siap Kejutkan Serdadu Tridatu

Antusias

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menyambut antusias bergulirnya kembali kompetisi.

Ia ingin timnya langsung memberikan sinyal bahwa PSS Sleman telah kembali dengan kekuatan baru.

“Kami senang liga ini dimulai lagi. Kami promosi dari Liga 2 ke Super League. Jadi, bagi kami sangat penting untuk memulai liga dengan cara yang baik dan menunjukkan bahwa PSS Sleman sudah kembali serta memiliki tim yang bagus untuk musim ini,” ujar Huistra dalam konferensi pers sebelum laga di Bali, Kamis (3/9/2026).

Menghadapi Bali United pada laga pembuka, Huistra menyadari timnya belum sepenuhnya bisa mengetahui kekuatan lawan secara detail.

Situasi tersebut membuat Huistra memilih untuk lebih banyak menaruh perhatian pada kesiapan timnya sendiri.

“Ini adalah pertandingan pertama di liga, jadi sulit untuk mengetahui lawan sepenuhnya. Itulah mengapa kami fokus sebanyak mungkin pada tim kami sendiri,” katanya.

Huistra ingin memastikan para pemain berada dalam kondisi fisik yang baik sekaligus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap gaya bermain yang diterapkannya.

“Kami harus memastikan mereka secara fisik siap dan para pemain cepat beradaptasi dengan cara kami ingin bermain. Jadi, kami fokus terutama pada hal itu,” ujarnya.

BERI DUKUNGAN - Suporter PSS Sleman saat memberikan dukungan pada pemain di Stadion Maguwoharjo, Sleman beberapa waktu lalu.
BERI DUKUNGAN - Suporter PSS Sleman saat memberikan dukungan pada pemain di Stadion Maguwoharjo, Sleman beberapa waktu lalu. (Tribun Jogja/Almurfi Syofyan)

Dukungan Suporter

Pertandingan melawan Bali United juga memiliki warna berbeda bagi PSS Sleman.

Pasalnya, suporter tim tamu kini kembali diperbolehkan hadir dalam laga tandang.

Huistra mengapresiasi kesempatan tersebut, terlebih PSS Sleman dikenal memiliki basis suporter yang loyal dan kerap mengikuti tim saat bermain di luar kandang.

“Saya tahu banyak suporter akan datang ke pertandingan dan memberikan dukungan kepada tim. Saya pikir sepak bola harus dimainkan dengan dua kelompok suporter. Jadi, bagus bahwa liga setidaknya mencoba hal ini lagi,” tutur Huistra.

Namun, Huistra juga mengingatkan para suporter agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan cara yang positif.

Menurutnya, kehadiran suporter seharusnya menjadi energi tambahan bagi pertandingan, bukan justru menimbulkan persoalan.

“Sekarang tugas para suporter juga untuk menggunakan kesempatan ini dengan cara yang baik. Mendukung tim dan tidak membuat terlalu banyak masalah. Kami tidak membutuhkan itu,” kata Huistra.

“Kami membutuhkan sepak bola dengan suporter dalam suasana yang positif,” imbuhnya.

Optimistis

Sementara itu, pemain PSS Sleman, Dominikus Dion, memastikan skuad Super Elang Jawa siap memberikan penampilan terbaik pada laga perdana.

Meski harus bermain di kandang lawan, Dion menegaskan PSS Sleman tidak ingin kehilangan kepercayaan diri.

“Untuk pertandingan perdana besok, kami siap melakukan yang terbaik. Walaupun bermain away, kami harus tampil percaya diri dan memberikan yang terbaik untuk tim,” ujar Dion.

Dion berharap kerja keras yang dilakukan selama persiapan dapat berbuah hasil positif di pertandingan pembuka.

“Semoga bisa mendapatkan hasil yang positif di pertandingan perdana besok (malam ini, red),” katanya.

Bali United Waspada

Di kubu tuan rumah, Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menyadari pertandingan pembuka musim selalu menghadirkan tantangan tersendiri.

Setiap tim, menurutnya, tentu telah melakukan persiapan maksimal untuk menyambut kompetisi.

Karena itu, Johnny memprediksi duel menghadapi PSS Sleman tidak akan berjalan mudah.

Ia pun menyebut Bali United tetap harus waspada saat menjamu PSS Sleman di laga kandang perdananya malam ini.

Meski demikian, Bali United telah mempersiapkan diri untuk memburu kemenangan di hadapan pendukungnya.

“Pertandingan pertama selalu menjadi pertandingan yang sulit. Kami tahu setiap tim pasti melakukan persiapan yang baik,” ujar Johnny Jansen saat konferensi pers sebelum laga di Gianyar, Kamis (3/9/2026)

Johnny mengaku senang Bali United bisa mengawali kompetisi di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Bermain di kandang sendiri menjadi kesempatan bagi Serdadu Tridatu untuk langsung memburu tiga poin sekaligus memberikan persembahan kepada para pendukung.

“Kami tahu ini pertandingan yang sangat berat, tetapi kami sudah mempersiapkan diri untuk bisa meraih tiga poin dan memberikan persembahan kepada suporter yang ada di stadion,” katanya.

Tanpa Tiga Pemain Kunci

Meski optimistis, Bali United harus menghadapi situasi kurang ideal.

Johnny mengungkapkan timnya kehilangan tiga pemain kunci untuk pertandingan melawan PSS Sleman.

Absennya tiga pemain tersebut membuat Bali United harus melakukan sedikit penyesuaian terhadap komposisi maupun permainan yang telah dipersiapkan sepanjang pramusim.

“Kami kehilangan tiga pemain kunci untuk pertandingan besok. Selama pramusim kami sudah berlatih bagaimana bekerja dan bagaimana membuat gaya bermain kami menjadi lebih baik,” ujar Johnny.

“Namun, pada pekan terakhir kami kehilangan tiga pemain kunci sehingga kami harus sedikit mengubahnya. Tetapi kami siap untuk pertandingan besok,” imbuhnya.

Prediksi Susunan Pemain

Bali United (4-3-3)

Mike Hauptmeijer; Tim Geypens, Kadek Arel, Thomas Lam, Thijmen Goppel; Brandon Wilson, Queven Inacio, Teppei Yachida; Rahmat Arjuna, Remco Balk, John van der Sande.

PSS Sleman (3-4-3)

Ega Rizky; Lucao, Cleberson, Christhope Nduwarugira; Claudio Mutzi, Kim Jeffrey Kurniawan, Moussa Bagayoko, Dominikus Dion; Riko Simanjuntak  Matheus Fornazarri, Gustavo Tocantins.

( tribunjogja.com/ mur )

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.