Dirjen Pemasyarakatan Mashudi Temui Warga Binaan, Serahkan Bansos Korban Gempa di Rutan Ruteng
Nofri Fuka September 04, 2026 06:47 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Mashudi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (3/9/2026) pagi.

Dalam kunjungan tersebut, Mashudi didampingi Direktur Patnal Lilik Sujandi, Ketua Umum DWP Kemenimipas dan PIPAS Deasy Mashudi, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT Decky Nurmanshya, serta sejumlah pejabat Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Rombongan kemudian mengunjungi Rutan Kelas IIB Ruteng.

Kedatangan Dirjen Pemasyarakatan bersama rombongan diterima Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu, Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, Kajari Manggarai Deddi Diliyanto, perwakilan Kodim 1612/Manggarai, perwakilan BNPB, Kepala Rutan Kelas IIB Ruteng Roby Fernandez, serta sejumlah pejabat lainnya.

Di Rutan Kelas IIB Ruteng, Mashudi menemui petugas, perwakilan warga binaan, serta warga terdampak gempa Flores.

 

Baca juga: Ini Alasan Siswa dan Guru SDK Brai Sikka Belajar di Ruang Kelas Meski Dihantui Gempa Susulan 

 

 

Ia juga meninjau langsung kondisi bangunan Rutan Ruteng yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Mashudi menyerahkan secara simbolis bantuan sosial kepada Kepala Rutan Kelas IIB Ruteng, Wakil Bupati Manggarai, dan Kapolres Manggarai untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak gempa Flores.

Ketua Umum PIPAS juga menyerahkan secara simbolis bantuan kepada perwakilan warga sekitar Ruteng yang menjadi korban gempa.

Bantuan dari Jajaran Kemenimipas

Dalam sambutannya, Dirjen Pemasyarakatan Mashudi mengatakan, pihaknya hadir mewakili Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memastikan negara hadir bagi masyarakat yang terdampak bencana.

"Termasuk jajaran dan warga binaan Rutan Kelas IIB Ruteng serta masyarakat yang terdampak," kata Mashudi.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari donasi seluruh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap korban gempa Flores.

Adapun bantuan yang diserahkan berupa 20 ton beras, 2.000 selimut, 1.000 liter minyak goreng, 1.000 kilogram gula pasir, 1.000 rak telur, 1.000 dus mi instan, serta obat-obatan dan multivitamin.

"Kami juga telah meninjau langsung kondisi Rutan Kelas IIB Ruteng yang mengalami kerusakan cukup signifikan. Kondisi tersebut akan segera kami tindaklanjuti, termasuk kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana, agar pelaksanaan pelayanan, pembinaan, dan pengamanan tetap berjalan dengan baik," ujarnya.

Kondisi Rutan Terdampak Gempa

Kepala Kanwil Ditjenpas NTT, Decky Nurmanshya, dalam laporannya menjelaskan, gempa Flores berdampak terhadap sejumlah bangunan dan fasilitas pemasyarakatan di NTT.

Di Rutan Kelas IIB Ruteng, kerusakan meliputi lubang pada tembok keliling bagian luar, tembok pembatas yang sebagian besar retak dan roboh di beberapa titik, serta retakan pada sebagian besar kamar hunian.

Beberapa sisi kamar hunian juga mengalami kerusakan, sementara blok hunian dinilai berisiko roboh akibat gempa susulan.
Selain Rutan Ruteng, kerusakan juga terjadi di Rutan Kelas IIB Bajawa dan Rutan Kelas IIB Maumere.

Di Rutan Bajawa terdapat retakan pada kamar hunian dan ruang Bimker. Sementara di Rutan Kelas IIB Maumere terdapat keretakan di sejumlah titik kamar hunian.

Sedangkan Rutan Kelas IIB Ende dilaporkan tidak mengalami kerusakan dan dalam kondisi aman.

Atas kondisi tersebut, dilakukan pemeriksaan bangunan sekaligus evakuasi warga binaan dari Rutan Kelas IIB Ruteng.
Sebanyak 132 warga binaan dievakuasi, dengan rincian 52 orang dipindahkan ke Rutan Kelas IIB Bajawa dan 80 orang ke Lapas Kelas IIB Ende.

"Evakuasi ini dilakukan melalui koordinasi dan sinergi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Ditjen Pemasyarakatan, Pemerintah Kabupaten Manggarai, Polres Manggarai, Kodim Manggarai, BPBD, serta Dinas PUPR Kabupaten Manggarai," jelas Decky.

Ia menambahkan, seluruh warga binaan dan petugas dipastikan dalam kondisi aman dan terkendali.
Selain evakuasi, dilakukan pula pemulihan trauma pascabencana terhadap warga binaan yang terdampak.

Pemulihan sarana dan prasarana juga dilakukan melalui asesmen teknis terhadap kondisi bangunan, tembok keliling, perlengkapan keamanan, blok hunian, kantor, fasilitas kesehatan, dapur, listrik, air serta fasilitas pendukung lainnya.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga memberikan dukungan kemanusiaan berupa bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap warga binaan, keluarga warga binaan, dan masyarakat sekitar yang terdampak gempa Flores.

Menurut Decky, pemulihan pascabencana dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip keselamatan warga binaan dan petugas, keamanan dan ketertiban, keberlangsungan pelayanan pemasyarakatan, serta percepatan pemulihan sarana dan prasarana.

Terhadap unit pelaksana teknis (UPT) yang mengalami kerusakan, telah dilakukan langkah pengamanan, asesmen, penataan kembali penempatan warga binaan, serta koordinasi lintas sektor sebagai dasar pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Diperlukan dukungan dan tindak lanjut secara terpadu dalam pemulihan sarana dan prasarana pemasyarakatan yang terdampak, termasuk pemenuhan kebutuhan anggaran, penguatan sarana keamanan, peningkatan kapasitas UPT penerima, serta penyusunan sistem kesiapsiagaan bencana yang lebih komprehensif," ujarnya.

Wabup Manggarai Sampaikan Terima Kasih

Sementara itu, Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu menyampaikan terima kasih atas kepedulian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terhadap masyarakat Flores yang terdampak gempa, termasuk warga di Kabupaten Manggarai.

Ia mengapresiasi bantuan sosial yang diberikan dan memastikan bantuan tersebut akan segera didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Terima kasih untuk Bapak Menteri karena memberikan perhatian dan kepedulian untuk warga terdampak gempa Flores dengan menyalurkan bantuan sosial yang hari ini sudah kami terima. Selanjutnya kami akan distribusikan kepada warga korban terdampak gempa Flores," ujarnya. (rob)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.