PMI Kaltim dan BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Samarinda
Samir Paturusi September 04, 2026 07:09 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, turun tangan mendistribusikan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.

Langkah konkret ini merupakan bagian dari penanganan tanggap darurat kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Samarinda.

Kepala Markas PMI Provinsi Kaltim, Rusliansyah Abdul Gani, menyampaikan bahwa operasi penyaluran air bersih ini telah berjalan selama lima hari untuk meringankan beban masyarakat yang krisis air akibat musim kemarau.

"PMI Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan BPBD Kota Samarinda melakukan distribusi air bersih ke warga-warga yang terdampak kekeringan," Katanya.

Untuk mendukung Operasi Tanggap Darurat ini, PMI Kaltim menyiagakan armada tangki berkapasitas 5.000 liter yang menyasar lokasi-lokasi permukiman terdampak setiap harinya.

Baca juga: Atasi Kekeringan, Pemkab Penajam Paser Utara Dropping Air Bersih hingga ke Kecamatan Babulu

Sesuai standar pelayanan darurat bencana PMI, pasokan 5.000 liter air dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekitar 1.000 jiwa.

Program distribusi ini telah dimulai sejak 7 September dan akan disesuaikan dengan masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah daerah.

Meski begitu, PMI Kaltim siap memperpanjang masa pelayanan jika dampak kekeringan semakin meluas atau curah hujan tak kunjung turun.

Di balik aksi kemanusiaan tersebut, keterbatasan unit armada menjadi kendala utama dalam memperluas jangkauan wilayah distribusi.

Saat ini, dari tiga armada tangki milik PMI Kaltim, baru satu unit yang dapat dioperasikan penuh untuk wilayah Kota Samarinda.

Rusliansyah pun berharap adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Kaltim berupa penambahan unit armada tangki air guna mengoptimalkan penyaluran ke area yang belum terjangkau.

"Kami pikir ini adalah bagian bagaimana kita bisa membantu masyarakat dalam situasi seperti ini. Tangki air itu sangat perlu karena saat ini hanya ada satu unit di PMI Provinsi yang standby," tuturnya.

Baca juga: Krisis Air Bersih Samarinda, BPBD Buka Call Center dan Suplai Air Gratis untuk Warga

Ia menambahkan, penambahan armada akan sangat membantu efektivitas kerja lapangan di tengah meningkatnya kebutuhan air bersih warga. 

"Kalau bisa ada tambahan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kami akan sangat berterima kasih," pungkasnya. (*)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.