POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Rencana pembukaan rute penerbangan Bali-Belitung dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas pasar pariwisata, khususnya wisatawan mancanegara (wisman).
Pelaku Pariwisata sekaligus Ketua Dewan Pengawas DPP ASPPI, Agus Pahlevi mengatakan, Bali merupakan salah satu gerbang utama Indonesia dengan jaringan penerbangan yang padat, termasuk penerbangan dari berbagai negara.
Menurut Agus, konektivitas langsung dari Denpasar, Bali ke Tanjungpandan, Belitung dapat memberikan kemudahan bagi wisatawan mancanegara untuk menjangkau Belitung.
"Rencana akan terbangnya rute Bali (Denpasar) ke Belitung (Tanjungpandan) merupakan langkah cerdas, terutama sebagai salah satu cara untuk memperluas pasar guna meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara," kata Agus pada Jumat (4/9/2026).
Ia menilai pasar wisatawan mancanegara menjadi segmen penting apabila Belitung ingin meningkatkan kualitas destinasi sekaligus membangun daya saing pariwisata.
Namun, menurutnya, keberadaan rute penerbangan baru saja belum cukup untuk memastikan konektivitas tersebut berjalan sukses dan berkelanjutan.
Agus menyebut setidaknya ada tiga hal yang perlu dipersiapkan, yakni maskapai yang digunakan, kesiapan destinasi wisata dan strategi pemasaran atau promosi.
"Untuk meningkatkan kepercayaan calon penumpang, kita harus memilih airline yang memiliki tingkat kepercayaan lebih, sesuai dengan segmentasi pasar dan tujuan meningkatkan kualitas destinasi," ujarnya.
Selain maskapai, kesiapan destinasi wisata juga menjadi faktor penting. Agus menyebut Belitung perlu melakukan validasi ulang terhadap berbagai destinasi wisata yang ada.
Menurutnya, validasi tersebut diperlukan untuk memastikan destinasi di Belitung memenuhi standar minimal pelayanan dan mampu memberikan pengalaman yang sesuai dengan ekspektasi wisatawan.
"Saat ini Pulau Belitung memerlukan validasi ulang tentang destinasi wisata, khusus penyesuaian dengan standar minimal sebuah destinasi wisata untuk mencapai kepuasan pengunjung," jelasnya.
Faktor lainnya adalah strategi pemasaran. Agus menilai promosi untuk pasar mancanegara harus mulai dilakukan sejak sekarang, seiring dengan rencana pembukaan rute Bali-Belitung.
Apalagi rute tersebut nantinya dapat menjadi akses bagi wisatawan dari Australia, China, Eropa dan negara lainnya untuk menuju Belitung melalui Bali.
Karena itu, kata Agus, promosi tidak hanya sebatas memperkenalkan Belitung, tetapi juga perlu memperkuat branding destinasi dengan tema yang disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing pasar.
"Terkait hal tersebut sebaiknya mulai dilakukan dari sekarang proses pemasaran, khususnya untuk mengenalkan Belitung lebih luas," katanya. (posbelitung.co/dede suhendar)