TRIBUN-TIMUR.COM - Sebanyak 2.000 jamaah dari Sulawesi Selatan hingga Jakarta dipastikan menghadiri Haul ke-20 wafatnya KHS Djamaluddin Assegaf Puang Ramma, Minggu (6/9/2026).
Haul digelar di Rumah Dzikir dan Doa Darul Ihsan, Jl Baji Bicara No. 7 dan 8, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.
Rangkaian kegiatan juga berlangsung di Kompleks Makam Puang Ramma, Jl Marana, Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulsel.
Kedua lokasi berjarak sekitar 37 kilometer.
Jamaah berasal dari Sulawesi Selatan, Pasuruan, Surabaya, dan Jakarta.
Mursyid Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al Makassariy, Syekh Sayyid A Rahim Assegaf Puang Makka, mengatakan haul digelar setiap tahun untuk mengenang sosok Puang Ramma sekaligus mengambil pelajaran dari perjalanan hidup dan jasa-jasanya.
Baca juga: Dukung Penuh Program Presiden, Puang Makka: GP Ansor Pendorong dan Bersinergi Pemerintah
Puang Ramma juga dikenal sebagai salah satu sosok pendiri Nahdlatul Ulama (NU) di Sulawesi Selatan.
"Istilah haul digunakan untuk mengenang hari wafat seseorang dan mengambil pelajaran dari perjalanan hidup serta jasa-jasa beliau," kata Puang Makka saat konferensi pers, Jumat (4/9/2026).
Menurutnya, haul tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang, mengambil hikmah, dan meneruskan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan Puang Ramma.
"Karena itu, haul bukan sekadar sebuah kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang, mengambil hikmah, dan meneruskan nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan oleh orang yang kita kenang," jelasnya.
Ketua Panitia Haul Puang Ramma, Kapten Surahman, mengatakan pelaksanaan haul tahun ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan momentum bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Rangkaian utama haul dipusatkan di Rumah Dzikir dan Doa Darul Ihsan, Makassar.
Sementara itu, di Kompleks Makam Puang Ramma di Maros, panitia menggelar Ziarah Kubro atau ziarah kubur selama tiga hari.
Ziarah Kubro berlangsung pada 6, 7, dan 8 September 2026.
"Jadi selain kegiatan haul, panitia juga telah mempersiapkan kegiatan Ziarah Kubro yang dilaksanakan di kompleks pemakaman di Tambua, Maros," kata Surahman.
Para peziarah nantinya akan dipandu oleh khalifah Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf yang telah disiapkan panitia di lokasi.
"InsyaAllah, kegiatan Ziarah Kubro akan dipandu oleh para khalifah Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf yang bertugas di lokasi, bersama dengan panitia yang telah ditugaskan," tuturnya.
Dengan pelaksanaan kegiatan di dua wilayah, rangkaian Haul ke-20 Puang Ramma tidak hanya berlangsung pada satu hari.
Agenda dilanjutkan dengan Ziarah Kubro di kompleks makam hingga 8 September 2026.