TRIBUNJATIM.COM - Persoalan nafkah anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali mencuat.
Kali ini, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkap permintaan kliennya kepada sekolah tempat kedua putrinya bersekolah terkait rincian biaya pendidikan.
Ruben disebut telah meminta pihak sekolah memberikan informasi mengenai biaya pendidikan anak-anaknya.
Permintaan itu diajukan sebagai bentuk tanggung jawab Ruben sebagai ayah.
Namun, pihak sekolah disebut tidak dapat memenuhi permintaan tersebut.
Baca juga: Sarwendah Minta Eks Suami Periksa Kesehatan Sebelum Ketemu Anak, Pihak Ruben Onsu: Kenapa Sekarang?
Menurut Minola, sekolah memiliki kebijakan bahwa informasi mengenai pembiayaan hanya dikirimkan melalui satu alamat email yang sebelumnya telah terdaftar atas nama Sarwendah.
Ketika Ruben meminta agar informasi tersebut juga dialihkan kepadanya, muncul keberatan dari pihak Sarwendah.
Minola menyebut Sarwendah beralasan dirinya merupakan ibu sekaligus pihak yang memiliki hak asuh anak.
"Banyak orang yang menanyakan, 'kenapa nggak dibayar langsung aja ke sekolah?'. Ruben bertanya ke sekolah 'bisa nggak biaya sekolah disampaikan ke saya, karena saya ayahnya dan akan bertanggung jawab'," jelas Minola saat menjadi bintang tamu dalam program di sebuah TV swasta, dikutip Sabtu (5/9/2026).
Minola kemudian membeberkan percakapan antara Ruben dan pihak sekolah terkait akses informasi biaya pendidikan tersebut.
"Sekolah bilang 'sekolah ada kebijakan, email tentang pembiayaan itu hanya diberikan pada satu email saja, nggak boleh kedua orang tuanya. Dan ini sudah ada email dari ibunya'. Ruben bilang 'yaudah nggak papa ke saya, karena saya diminta untuk bertanggung jawab'. Ternyata ada keberatan dari pihak S 'saya ini ibunya, saya yang memiliki hak asuh harus melalui saya semuanya'," papar Minola lagi.
Persoalan tersebut kemudian menjadi bagian dari konflik yang lebih luas mengenai tanggung jawab nafkah anak.
Minola juga menyinggung kontribusi Sarwendah dalam memenuhi kebutuhan pendidikan kedua anak mereka.
Hal itu disampaikan di tengah informasi bahwa Ruben disebut telah menghentikan pemberian nafkah kepada anak-anaknya sejak Desember 2025.
Nilai nafkah tersebut sebelumnya disebut mencapai sekitar Rp225 juta per bulan.
Menurut Minola, apabila Ruben sedang tidak memberikan nafkah karena kondisi tertentu, Sarwendah sebagai ibu juga dinilai memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan anak.
"Gimana jeleknya? Toh dia juga ibunya kok. Setahun lebih ayahnya membiayai anak-anak itu dengan biaya yang fantastis, bervariasi 200 juta seperti itu kan," ungkapnya di hadapan awak media, Kamis (3/9/2026).
Minola menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan anak semestinya menjadi tanggung jawab kedua orang tua, bukan hanya dibebankan kepada salah satu pihak.
"Kalau misalnya ayah dan ibunya kan harusnya sama-sama bertanggung jawab sama anak dong. Jangan kita merasa anak itu adalah beban," tuturnya.
Ia juga menyebut Sarwendah dapat mengambil alih sementara tanggung jawab finansial ketika Ruben berada dalam kondisi yang membuatnya tidak memberikan nafkah.
"Ketika sang suami atau mantan suami mungkin dia tidak memberikan nafkah karena sesuatu dan lain hal, kita sebagai ibu harusnya memberikannya. Karena itu tanggung jawab kita juga sebagai ibu."
Baca juga: Sarwendah Beber Hasil Tes Kesehatan, Bantah Terjangkit Penyakit yang Diisukan Diderita Ruben Onsu
Minola kemudian kembali mengkritik sikap yang menurutnya hanya menempatkan tanggung jawab anak kepada salah satu orang tua.
"Jangan seolah-olah kita mengaku sebagai ibunya, tapi tidak mau bertanggung jawab sedikit pun berkaitan dengan masalah biaya anak-anak tersebut," selorohnya.
Perselisihan mengenai nafkah anak tersebut kini telah berkembang ke ranah hukum.
Konflik Ruben dan Sarwendah berlanjut hingga gugatan mengenai hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Perkara tersebut kini telah memasuki tahap persidangan setelah proses mediasi antara kedua pihak sebelumnya tidak menemukan kesepakatan.