Pindah Homebase ke Semarang, Java United Awali Kompetisi Super League dengan Minus 2 Poin
muslimah September 05, 2026 12:56 PM

Pindah Homebase ke Semarang, Java United Awali Kompetisi Super League dengan Minus 2 Poin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Java United dipastikan bakal memulai kompetisi BRI Super League 2026/2027 dengan minus dua poin.

Adapun pengurangan dua poin yang diterima Java United berkaitan dengan proses lisensi klub atau club licensing.

Perubahan home base dinilai tidak mematuhi salah satu aspek pemenuhan kewajiban lisensi klub tersebut.

Ketika masih bernama Malut United FC dan bermarkas di Maluku Utara, klub sejatinya sudah memenuhi seluruh kewajiban lisensi klub.

Baca juga: Java United Jajal Stadion Jatidiri Semarang Jelang Laga Perdana Kontra Garudayaksa FC

Stadion Gelora Kie Raha yang didaftarkan dalam proses lisensi klub pun sudah memenuhi aspek infrastruktur untuk musim kompetisi 2026/2027.

Namun, adanya transisi dari Maluku Utara ke Stadion Jatidiri, Semarang, menggugurkan pemenuhan aspek infrastruktur yang sebelumnya sudah dipenuhi untuk musim ini.

 Java United pun harus memulai perjuangan dari nilai minus dua.

Perlu diketahui bahwa Stadion Jatidiri sudah dianggap layak dan siap untuk menggelar pertandingan BRI Super League 2026-2027.

Situasi pengurangan poin untuk Java United sepenuhnya terjadi sebagai konsekuensi dari perubahan home base klub.

Menanggapi situasi ini, manajemen Java United berkomitmen untuk terus membangun klub secara profesional dan berkelanjutan.

Klub akan menjaga pemenuhan kewajiban lisensi klub sesuai regulasi. 

TIKET - General Manager Java United,  Alan Haviludin. Para penikmat sepak bola di Jawa Tengah bisa membeli tiket dan menyaksikan pertandingan Java United vs Garudayaksa FC secara langsung dengan harga hanya Rp 15.000. Tiket Java United vs Garudayaksa FC seharga Rp 15.000 bisa dibeli lewat laman resmi javaunited.com.
TGeneral Manager Java United,  Alan Haviludin.  (TRIBUN JATENG/dok Java United FC)

“Pengurangan dua poin di awal kompetisi tidak mengurangi semangat Java United untuk bersaing di musim ini," demikian pernyataan Manajer Java United FC, Alan Haviludin, terkait hukuman pengurangan dua poin yang diterima skuad Laskar Kepodang Emas pada awal kompetisi BRI Super League 2026/2027, Sabtu (5/9/2026).

Pengurangan dua poin membuat skuad asuhan coach Fabio Lefundes menyadari pentingnya memburu kemenangan di setiap laga.

Terutama dalam laga pekan pertama di Stadion Jatidiri menjamu Garudayaksa FC, Minggu (6/9/2026) sore.

“Kami menerima keputusan yang sudah ditetapkan. Tugas kami sekarang adalah mendapatkan poin sebanyak mungkin untuk tetap bersaing di liga,” ujar Alan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.