Kebakaran Kawah Ijen Banyak Wisatawan Mancanegara Putar Balik
Haorrahman September 05, 2026 12:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, yang berada di perbatasan Bondowoso–Banyuwangi, Jawa Timur, berdampak langsung pada kunjungan wisatawan mancanegara.

Sejumlah wisatawan asing memilih membatalkan rencana pendakian ke Kawah Ijen setelah mendapat informasi mengenai kebakaran yang masih berlangsung di kawasan pegunungan Ijen.

Salah satunya rombongan sekitar 30 wisatawan asal sejumlah negara Eropa yang tiba di Bondowoso, Jumat (4/9/2026). Mereka baru mengetahui adanya karhutla ketika masih dalam perjalanan menuju Bondowoso.

Nu, pemandu wisata dari Travel Agent Opsi Liburan Sidoarjo, mengatakan pihak agen baru menerima surat edaran mengenai penutupan kawasan pada Jumat siang.

Baca juga: Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada rombongan. Pihak agen juga memperlihatkan video yang menggambarkan kondisi kebakaran di kawasan Ijen.

Setelah mempertimbangkan kondisi tersebut, sekitar 30 wisatawan sepakat membatalkan rencana pendakian demi keselamatan.

"Kami dapat surat edaran dari kantor, ternyata memang tidak bisa naik," ujarnya dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).

Baca juga: Selain di Kawah Ijen, Kebakaran Muncul di Gunung Suket Bondowoso

Reservasi Hotel

Dampak karhutla tidak hanya dirasakan wisatawan dan agen perjalanan. Sektor perhotelan di Bondowoso juga mulai menerima pembatalan reservasi.

Asisten Front Office Manager Hotel Ijen View Bondowoso, Lukman Effendy, mengatakan belasan kamar yang sebelumnya telah dipesan dibatalkan pada hari pertama terjadinya karhutla. Pembatalan tersebut berasal dari wisatawan yang tergabung dalam tiga grup agen perjalanan.

"Untuk pemesanan tanggal 5 dan 6 September juga ada yang dibatalkan," kata Lukman.

Menurut Lukman, wisatawan yang membatalkan reservasi berasal dari sejumlah negara Eropa dan Asia, di antaranya Tiongkok, Singapura, Malaysia, Thailand, Italia, Inggris, Spanyol, dan Belanda.

Kawah Ijen menjadi salah satu tujuan utama wisatawan yang datang ke Bondowoso. Karena itu, penutupan akses menuju kawasan tersebut secara langsung berpengaruh terhadap tingkat hunian hotel.

"Tujuan utama wisatawan berkunjung ke Bondowoso memang untuk ke Kawah Ijen," jelasnya.

Baca juga: Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup Sementara Akibat Kebakaran

Lukman menambahkan, pola kunjungan wisatawan asing pada tahun-tahun sebelumnya juga menunjukkan bahwa Agustus biasanya menjadi periode ramai wisatawan Eropa. Sementara itu, wisatawan dari kawasan Asia cenderung meningkat pada September.

Dengan kondisi tersebut, karhutla berpotensi memberikan dampak cukup besar terhadap aktivitas pariwisata lokal, terutama hotel dan agen perjalanan.

Namun, Lukman berharap kebakaran segera dapat dikendalikan karena kejadian tersebut merupakan faktor alam yang berada di luar kendali pelaku usaha pariwisata.

Kawah Ijen Ditutup

Karhutla di kawasan pegunungan Ijen pertama kali terpantau di area Gunung Merapi Ungup-Ungup, Rabu (2/9/2026) tengah malam.

Hingga Jumat (4/9/2026), api belum sepenuhnya padam. Kobaran api bahkan sempat merembet hingga mendekati jalur pendakian utama Kawah Ijen.

Kondisi tersebut membuat Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) mengambil langkah penutupan sementara jalur pendakian TWA Kawah Ijen mulai 4 September 2026. Penutupan dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan demi keselamatan wisatawan dan petugas.

Penjaga Situs Kawah Ijen Disparbudpora Bondowoso, Ateki Arisandi, mengatakan kondisi di jalur pendakian mulai terkendali pada hari kedua pemadaman, Sabtu (5/9/2026).

Meski titik api di jalur pendakian telah berhasil dipadamkan, kebakaran masih terlihat bergerak ke arah Gunung Widodaren.

"Untuk jalur pendakian sudah padam. Saat ini titik api tinggal di area Gunung Widodaren," ungkapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.