TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Gempol FC menunjukkan mentalitas kuat saat menghadapi Pasrepan United dalam lanjutan babak penyisihan Grup B Pasuruan Super League Piala Bupati Cup 2026, Jumat (4/9/2026) sore.
Bermain di Lapangan Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Gempol FC sempat tertinggal lebih dulu.
Namun, permainan mereka berubah setelah turun minum hingga akhirnya mengamankan kemenangan 2-1.
Hasil tersebut sekaligus membuat Gempol FC mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.
Mereka untuk sementara kokoh berada di puncak klasemen Grup B dengan catatan sempurna.
Sejak awal laga, Gempol FC sebenarnya mencoba membangun permainan melalui umpan-umpan pendek.
Baca juga: TKD Bukan Milik Kepala Desa, Kejari Pasuruan Ingatkan Kades Tak Salah Kelola
Namun, absennya sejumlah pemain utama, di antaranya Husyen dan Ricardo, membuat permainan tim tidak berjalan seperti biasanya.
Kondisi tersebut dimanfaatkan Pasrepan United. Mereka lebih mampu menguasai pertandingan dan beberapa kali memberikan tekanan ke pertahanan Gempol FC.
Pasrepan United akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-17.
Fahmi Hidayat melepaskan tendangan dari jarak jauh yang tidak mampu dihentikan kiper Gempol FC, Faza.
Tertinggal satu gol membuat Gempol FC berusaha meningkatkan permainan.
Namun hingga babak pertama berakhir, mereka belum mampu menciptakan gol balasan. Skor 0-1 bertahan sampai turun minum.
Pelatih Gempol FC Sunardi mengakui absennya beberapa pemain utama cukup memengaruhi permainan tim.
Baca juga: Pemkab Pasuruan Terima Hibah Rest Area dan Tengger Cultural Center dari Kementerian PU
Apalagi, sebagian besar pemain yang diturunkan dalam pertandingan tersebut merupakan pemain muda yang masih membutuhkan pengalaman.
“Kehilangan Ricardo dan beberapa pemain inti cukup terasa di lapangan. Apalagi sebagian besar skuad yang turun hari ini adalah pemain muda yang masih butuh jam terbang,” ujar dia.
Memasuki babak kedua, Gempol FC tampil berbeda. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan lebih berani menekan pertahanan Pasrepan United.
Upaya tersebut membuahkan hasil ketika Gempol FC mendapat hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak terlarang.
Rizal yang dipercaya menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik.
Tendangannya pada menit ke-43 berhasil menggetarkan gawang Pasrepan United dan membuat kedudukan berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Gempol FC semakin percaya diri dan terus mencari celah di pertahanan lawan.
Hanya sekitar 14 menit berselang, Rizal kembali mencetak gol sekaligus membawa Gempol FC berbalik unggul 2-1.
Baca juga: Nasib Dua Nelayan Pasuruan Sempat Dikabarkan Hilang, Ditemukan Selamat di Perairan Lekok
Gol kedua berawal dari tembakan keras Dani Krisna yang belum mampu diamankan dengan sempurna oleh kiper Pasrepan United.
Rizal yang berada di posisi tepat langsung menyambar bola rebound untuk mencetak gol keduanya.
Pasrepan United mencoba mengejar ketertinggalan pada sisa pertandingan.
Kedua tim sempat terlibat jual beli serangan, tetapi Gempol FC mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Sunardi menyebut gol penyama kedudukan menjadi momentum penting bagi timnya untuk membalikkan keadaan.
“Kami hanya butuh satu gol momentum untuk mengubah keadaan. Begitu gol penyeimbang itu lahir, kami makin optimis gol kemenangan akan datang,” tuturnya.
Dengan tambahan tiga poin tersebut, Gempol FC kini mengantongi enam poin dari dua pertandingan.
Raihan itu menempatkan mereka di posisi teratas sementara Grup B. Namun, perjalanan Gempol FC di fase grup masih panjang.
Mereka dijadwalkan menghadapi Purwodadi FC pada Selasa (8/9/2026).Pertandingan tersebut kembali akan berlangsung di Lapangan Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo.