Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran rumah di Jalan Karimun Jawa, Gang Hi Sulaiman, Perumdam 3 Blok B Nomor 5, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame, Jumat (4/9/2026) pagi.
Baca juga: Rumah Permanen di Perumdam 3 Sukarame Dilalap Api, Isi Rumah Habis Terbakar
Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan mengatakan bahwa kebakaran itu dilaporkan ke Posko Mako Tendean pukul 09.19 WIB.
Rumah itu dihuni satu keluarga yang beranggotakan empat orang, Yudhi Priyatno (40), Tika (35), Rasya (9), dan Melisa (4).
Tidak ada korban jiwa, maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran itu. Namun kebkaran mengakibatkan perabotan dan seluruh isi rumah ludes terbakar.
Menurut Anthoni, pemadaman kebakaran itu berlangsung hingga sekitar satu jam dan berhasil diselesaikan pada pukul 10.36 WIB.
"Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan kebakaran," kata Anthoni Irawan, Sabtu (5/9/2026).
Rumah yang kebakaran itu berupa bangunan permanen yang memiliki luas sekitar 72 meter persegi.
Berdasarkan keterangan RT atau pamong setempat, Maryanto, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik di kamar bagian depan rumah.
"Diduga api berasal dari korsleting listrik di kamar depan rumah," ujar Maryanto.
Percikan api dari arus pendek listrik tersebut kemudian diduga membuat api cepat membesar dan merambat ke sejumlah benda yang mudah terbakar di dalam rumah.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah perabotan dan isi rumah dilaporkan habis terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Rumah itu dihuni satu kepala keluarga dengan empat orang anggota keluarga, yakni Yudhi Priyatno (40), Tika (35), Rasya (9), dan Melisa (4).
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp75 juta. Nilai kerugian tersebut berdasarkan keterangan pamong setempat.
Untuk menangani kebakaran, Damkarmat Kota Bandar Lampung mengerahkan sebanyak 24 personel dan enam unit kendaraan pemadam.
Enam unit yang dikerahkan yakni Unit Bukit Asam 020 Pos Siaga Sukarame, Unit Supply 02 Pos Siaga Kedamaian, Unit Banteng 010 Mako Tendean, Unit Karba 022 Mako Tendean, Unit Avanza Putih Mako Tendean, serta Unit Karba 013 Pos Siaga Tanjung Karang Timur.
Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar lima tangki air. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwajib. Dugaan korsleting listrik menjadi informasi awal berdasarkan keterangan pamong setempat.
(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)