TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sulawesi Utara, Dr. Ir. Lucia I.R. Lefrand, menegaskan pentingnya kekompakan, profesionalisme, disiplin, dan pembentukan karakter dalam upaya memajukan olahraga judo di Sulawesi Utara.
Hal tersebut disampaikan Lucia dalam sambutannya pada kegiatan Seminar Pelatihan, Seminar Perwasitan, dan Kenaikan Sabuk Judo yang diikuti pengurus PJSI, para sensei, pelatih, wasit, atlet, serta keluarga besar judo Sulawesi Utara di Hotel Luwansa Manado, Sabtu (5/9/2026).
Dalam sambutannya, Lucia mengajak seluruh elemen PJSI Sulawesi Utara untuk bergerak bersama dan membangun organisasi secara solid.
“Kalau kita ingin Judo Sulawesi Utara semakin maju, kita harus berjalan bersama. Atletnya semangat, pelatihnya terus belajar, wasitnya semakin profesional, dan pengurusnya harus kompak,” ujar Lucia,
Plt Ketua Pll Sulut ini menekankan bahwa olahraga judo tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian medali.
Menurutnya, judo memiliki peran penting dalam membentuk karakter atlet melalui nilai-nilai disiplin, sportivitas, persaudaraan, rasa hormat, serta semangat pantang menyerah.
Hal tersebut, kata Lucia, sejalan dengan semangat Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang menempatkan judo tidak hanya sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter.
Khusus kepada para peserta kenaikan sabuk, Lucia mengingatkan bahwa peningkatan tingkatan dalam judo harus diikuti dengan peningkatan tanggung jawab dan sikap.
“Semakin tinggi sabuk, semakin besar tanggung jawab. Bukan hanya teknik yang naik, tetapi disiplin, sikap, dan rasa hormat kepada sesama juga harus ikut naik,” katanya.
Dia juga meminta para atlet untuk tidak cepat berpuas diri maupun takut menghadapi kekalahan.
Menurutnya, kekalahan merupakan bagian dari proses pembelajaran untuk menjadi atlet yang lebih baik.
“Kalah adalah bagian dari proses. Kita belajar, bangkit, berlatih lagi, dan menjadi lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Lucia berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan di berbagai dojo di Sulawesi Utara dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Dia bahkan menargetkan suatu saat nanti judoka asal Sulawesi Utara dapat tampil di panggung dunia dan mengharumkan nama Indonesia.
“Hari ini kita berlatih di Sulawesi Utara, suatu hari nanti kita ingin melihat judoka Sulawesi Utara berdiri di panggung dunia membawa Merah Putih,” tutur Lucia.
Dalam kesempatan tersebut, Lucia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, sensei, pelatih, wasit, atlet, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan.
Ia mengajak seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan disiplin dan penuh semangat, sekaligus menerapkan nilai-nilai utama dalam judo, yakni Seiryoku Zenyo, yang bermakna efisiensi penggunaan tenaga, serta Jita Kyoei, yang mengandung semangat saling menguntungkan dan maju bersama.
Dengan dibukanya kegiatan tersebut, PJSI Sulawesi Utara berharap seminar pelatihan, seminar perwasitan, dan kenaikan sabuk dapat menjadi bagian penting dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembinaan atlet, serta penguatan organisasi judo di daerah.
Lucia kemudian secara resmi membuka kegiatan dengan mengajak seluruh keluarga besar judo Sulawesi Utara untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan prestasi.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini