Wujud Kepedulian dan Semangat Respect Siswa SMP Islam Al Abidin Surakarta
Rifatun Nadhiroh September 05, 2026 07:15 PM

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai perayaan dan kegembiraan, tetapi juga sebagai momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Berangkat dari semangat tersebut, tiga organisasi utama SMP Islam Al Abidin Surakarta, yaitu OSIS, Dewan Galang, dan PMR Madya, berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan sosial bertajuk ASTRA (Sahabat Sehat, Berbagi Ceria).

Kegiatan ASTRA dilaksanakan pada Agustus 2026 kemarin dengan melibatkan anak-anak dari Panti Asuhan Nur Hidayah dan Panti Asuhan Keluarga Yatim Muhammadiyah.

Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan, pembelajaran, sekaligus bentuk nyata kepedulian siswa kepada saudara-saudara mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Sebelum kegiatan berlangsung, para siswa yang tergabung dalam ketiga organisasi tersebut telah melakukan penggalangan dana selama kurang lebih satu bulan.

Baca juga: Tanamkan Kedisiplinan Kemandirian, Siswa SDTQ Al Abidin Surakarta Ikuti PERJUSA Bahagia Bersama TNI

Penggalangan dana ini merupakan bentuk prakarsa dan kepedulian yang tumbuh dari hati para siswa untuk dapat berbagi dan memberikan manfaat kepada sesama.

Melalui ASTRA, para siswa tidak hanya belajar tentang bagaimana memberikan bantuan secara materi, tetapi juga belajar bahwa perhatian, kehadiran, kebersamaan, dan kasih sayang merupakan bentuk kepedulian yang memiliki makna yang sangat besar.

Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk menciptakan suasana yang hangat, edukatif, dan penuh keceriaan.

Seluruh kegiatan dikemas dengan suasana penuh kebersamaan sehingga anak-anak dapat saling mengenal, berinteraksi
Seluruh kegiatan dikemas dengan suasana penuh kebersamaan sehingga anak-anak dapat saling mengenal, berinteraksi (Dok. Istimewa/dok. Al Abidin)

Di antaranya adalah pelatihan penanganan luka, yang memberikan pengetahuan dasar mengenai pertolongan pertama, serta berbagai permainan dan perlombaan seperti lomba melukis totebag, tarik tambang, dan tebak gaya.

Seluruh kegiatan dikemas dengan suasana penuh kebersamaan sehingga anak-anak dapat saling mengenal, berinteraksi, dan menikmati momen kebahagiaan bersama.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh peserta senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan.

Kegiatan ASTRA menjadi salah satu bukti bahwa pendidikan karakter tidak hanya dapat disampaikan melalui teori di dalam kelas. Nilai-nilai kebaikan justru tumbuh lebih kuat ketika anak-anak diberikan kesempatan untuk merasakan, mengalami, dan melakukan secara langsung.

“Melalui kegiatan ini, nilai karakter Respect atau sikap menghargai dan menghormati sesama tumbuh secara nyata dalam diri para siswa. Mereka belajar untuk melihat bahwa di sekitar mereka terdapat orang-orang yang membutuhkan perhatian, kepedulian, dan uluran tangan.” Kata Ms Eka Noer Maya Sari, ST, Kepala SMPI Al Abidin Surakarta.

Baca juga: Keren! 40-an Siswa Al Abidin Lolos POPDA Jawa Tengah 2026, Bertanding di 11 Cabang Olahraga

Ketika para siswa tergerak untuk menggalang dana, meluangkan waktu, berbagi kebahagiaan, dan hadir bersama anak-anak panti asuhan, sesungguhnya mereka sedang belajar sebuah pelajaran kehidupan yang sangat berharga: bahwa setiap manusia memiliki nilai, layak dihargai, dan pantas mendapatkan perhatian serta kasih sayang.

ASTRA bukan sekadar sebuah kegiatan sosial. Lebih dari itu, ASTRA menjadi perjalanan pembelajaran bagi para siswa untuk menjadi pribadi yang lebih peduli, memiliki empati, dan mampu menempatkan dirinya sebagai bagian dari masyarakat.

Ms Eka juga meyakini bahwa generasi masa depan bukan hanya generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga generasi yang memiliki hati untuk sesama. Melalui pengalaman-pengalaman seperti ASTRA, siswa diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya mampu meraih kesuksesan untuk dirinya sendiri, tetapi juga memiliki keinginan untuk memberikan manfaat dan membawa kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.

Karena kepedulian tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Kadang, cukup dengan membuka hati, hadir, dan berbagi kebahagiaan kepada sesama.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.