Gramedia Science Day 2026 Surabaya Ajak 850 Siswa Belajar Sains dengan Cara Seru
Pipit Maulidya September 05, 2026 07:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Belajar sains tidak selamanya harus berkutat dengan buku tebal atau duduk diam di dalam kelas.

Suasana berbeda justru terasa di Kahuripan Grand Ballroom, Dyandra Convention Centre, Surabaya, Sabtu (5/9/2026).

Sebanyak 850 siswa sekolah dasar (SD) berkumpul, duduk di atas matras bergambar, dan asyik berkutat dengan alat-alat eksperimen.

Mereka merupakan peserta Gramedia Science Day 2026, ajang tahunan yang mengajak anak-anak menjadi "ilmuwan cilik" selama sehari.

Eksperimen di Balik Tantangan Science Rescue

Tahun ini, Gramedia Science Day mengusung tema yang relevan dengan kondisi alam, yakni “Science Rescue Challenge”.

Para peserta ditantang untuk memahami risiko dan penanggulangan bencana alam melalui kacamata sains.

Tidak hanya mendapatkan teori, peserta juga dibagi ke dalam kelompok berisi delapan anak untuk menyelesaikan dua sesi eksperimen secara langsung.

Direktur Gramedia, Yola Putryanie, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memicu rasa ingin tahu anak sejak dini.

“Melihat antusiasme anak-anak sepanjang Gramedia Science Day hari ini, kami semakin yakin bahwa belajar sains dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan ketika anak diberikan ruang untuk mencoba dan bereksperimen. Bagi kami, keberanian untuk bertanya, mencoba, dan menemukan solusi merupakan bagian penting dari proses belajar anak,” ujar Yola Putryanie di lokasi acara.

Peserta Lampaui Target, Dorong Aktivitas Tanpa Gadget

Antusiasme warga Surabaya terhadap literasi sains ternyata sangat tinggi.

Made Ruswidhi Sultrawan, General Manager Marketing Gramedia, mengungkapkan jumlah peserta tahun ini bahkan melampaui ekspektasi awal.

“Gramedia fokusnya mengembangkan literasi, mereka juga mengeksplor tentang sains. Kami modifikasi materi dan kami ingin dari materi yang ada anak-anak memiliki perspektif yang berbeda tentang sains, AI, dan juga lingkungan. Kami juga melihat orang tua ingin anaknya meluangkan waktu, no gadget. Target kami partisipasi 800 peserta, tapi animonya cukup tinggi sehingga sekarang 850 anak,” ungkap Made.

Selain di Surabaya, kegiatan yang telah berjalan sejak 2016 ini juga diselenggarakan secara paralel di Pondok Indah Mall (PIM) Jakarta.

Kolaborasi Gramedia dan BTN Edukasi Keluarga

Gramedia Science Day 2026 di Surabaya juga melibatkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melalui layanan balé by BTN.

Kolaborasi tersebut bertujuan memberikan edukasi yang lebih komprehensif bagi keluarga, baik dari sisi pendidikan anak maupun kemandirian finansial.

Senior Vice President Digital Banking Sales PT BTN, Utaminingsih, menyebut keterlibatan BTN merupakan bentuk komitmen untuk mempersiapkan generasi masa depan.

“Ini tahun pertama bagi BTN. Karena BTN memang sejak kita terjun ke digitalisasi, punya namanya Bale by BTN. Nah, ini kita fokus untuk bagaimana kita memberdayakan finansial keluarga dengan lifestyle-nya. Salah satunya bagaimana kehidupan anak-anak ini ke depannya,” jelas Utaminingsih.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya memperkenalkan sains dengan cara yang menyenangkan, tetapi juga mendorong anak-anak untuk berani mencoba, berpikir kritis, dan menemukan solusi,” imbuhnya.

Dorong Anak Berpikir Kritis dan Kreatif

Sepanjang acara, para peserta tidak hanya berkompetisi untuk menjadi yang terbaik.

Mereka juga belajar mengenai pentingnya kolaborasi dan komunikasi dalam tim.

Sebagai bentuk apresiasi, Gramedia memberikan penghargaan kepada kelompok dengan performa eksperimen terbaik serta solusi paling inovatif.

Penghargaan tersebut menjadi simbol komitmen Gramedia untuk terus menghadirkan ruang belajar yang tidak terbatas pada dinding kelas.

“Kami berharap Gramedia Science Day dapat terus menjadi ruang bagi anak-anak Indonesia untuk mengenal sains dengan cara yang menyenangkan, sekaligus membangun keberanian untuk bertanya, bereksperimen, dan berkolaborasi. Dari rasa ingin tahu yang sederhana, kami percaya dapat tumbuh generasi yang memiliki cara berpikir kritis dan kreatif untuk menghadapi masa depan,” tutup Yola.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.