Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Perpanjangan masa transisi darurat ke pemulihan bencana di Bireuen sangat penting, dimana hingga saat ini sebanyak 29.635 kepala keluarga korban banjir di Bireuen belum menerima bantuan.
Hal tersebut disampaikan Kalaksa BPBD Bireuen, Marwan ST MT dalam rapat Koordinasi digelar BPBD yang dihadiri unsur Forkopimda, para Asisten, Kepala SKPK, di aula Pendopo Bupati, Jumat (4/9/2026) sore.
Marwan mengatakan, BPBD Bireuen mencatat terdapat 29.635 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana.
Adapun yang belum menerima bantuan stimulan, dengan rincian korban rumah Rusak Ringan (RR) sebanyak 21.451 KK, korban rumah Rusak Sedang (RS) berjumlah.6.681 KK, korban rumah Rusak Berat (RB) 594 KK dan butuh relokasi
909 KK.
Ditambahkan, rincian progres pencairan dan pendataan per Surat Keputusan (SK) penerima bantuan adalah sebagai berikut SK Tahap I (4.687 KK) pencairan sedang berjalan untuk Rusak Ringan (2.954 KK),
sebanyak 2.071 KK sudah menerima dana.
Kemudian, untuk Rusak Sedang (1.393 KK), telah cair 936 KK.
Sementara kategori Rusak Berat 340 KK dan dari jumlah tersebut sebanyak 222 KK saat ini dalam tahap pembangunan fisik.
Baca juga: Camat Gandapura Bireuen Tebang Pohon Depan Kantor dan Sulap Kayu Jadi Meja Kantin
Kemudian, SK Tahap II berjumlah 1.788 KK terdiri dari atas Rusak Ringan (726 KK), Rusak Sedang (288 KK), Rusak Berat (71 KK), serta Relokasi (703 KK). Sebanyak 232 KK di antaranya sedang dalam pelaksanaan pembangunan.
Selanjutnya, SK Tahap III berjumlah 20.593 KK terdiri atas Rusak Ringan (15.729 KK), Rusak Sedang (4.513
KK), Rusak Berat (151 KK), dan Relokasi (200 KK).
Terakhir, SK Tahap IV berjumlah 2.567 KK terdiri atas Rusak Ringan (2.042 KK), Rusak Sedang (487 KK), Rusak Berat (32 KK), dan Relokasi (6 KK).
Ditambahkan, selain kendala perumahan, Pemkab Bireuen juga mencatat.masih ada sebagian korban banjir yang belum menerima Dana Tunggu Hunian (DTH), sehingga percepatan administrasi terus dilakukan selama masa perpanjangan ini. (*)