Honda ST125 Dax Pertahankan Identitas Klasik dengan Sejumlah Fitur Modern
Joko Widiyarso September 05, 2026 09:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tampilan klasik tidak selalu berarti harus meninggalkan teknologi modern.

Hal itu terlihat pada Honda ST125 Dax yang mempertahankan bentuk khas motor era lawas, tetapi mengombinasikannya dengan sejumlah perangkat yang menunjang kebutuhan berkendara masa kini.

Direktur Marketing PT Astra Honda Motor (AHM) Octavianus Dwi mengatakan, Honda ST125 Dax memang memiliki karakter kuat yang dibangun melalui desain ikonik. Menurutnya, karakter tersebut menjadi bagian yang membedakan Dax sekaligus memberikan pengalaman berkendara tersendiri bagi penggunanya.

“Honda ST125 Dax memiliki karakter yang kuat dan modern, sehingga setiap detail pada motor ini dapat menjadi bagian dari ekspresi pengendaranya,” ujar Octa.

Salah satu elemen utama yang mempertahankan karakter tersebut adalah rangka T-shape. Bentuk rangka ini menjadi ciri khas Honda Dax sekaligus berfungsi sebagai tempat penampungan bahan bakar. Konsep tersebut membuat bagian tengah motor terlihat sederhana tanpa menghilangkan kesan khas yang menjadi identitas Dax.

Octavianus menyebut desain ikonik tersebut menjadi salah satu kekuatan Honda ST125 Dax. Di sisi lain, sejumlah perangkat modern tetap disematkan agar karakter klasik tersebut dapat berjalan beriringan dengan kebutuhan berkendara saat ini.

Nuansa retro terlihat dari penggunaan setang krom dengan posisi tinggi serta knalpot dengan bentuk khas dan pelindung berlapis krom. Pada bagian tengah rangka terdapat aksen garis hitam dengan tulisan Dax, ditemani logo wing Honda bergaya klasik.

Logo ST125 juga mendapatkan sentuhan ilustrasi anjing Dachshund yang menjadi bagian dari identitas model tersebut.

Sementara itu, perangkat pencahayaan sudah menggunakan teknologi LED. Lampu depan, lampu belakang, dan lampu sein sama-sama menggunakan LED. Panel instrumen juga telah menggunakan meter digital dengan negative display yang tetap memberikan informasi berkendara dalam tampilan sederhana.

Untuk menunjang penggunaan berboncengan, Honda ST125 Dax memiliki jok dengan ketinggian 778 milimeter dari permukaan tanah. Ruang jok dibuat lebih panjang dan dilengkapi besi pegangan di bagian belakang.

Bedah mesin

Beranjak ke sektor mesin, Honda ST125 Dax menggunakan mesin 125 cc SOHC dengan transmisi empat percepatan. Mesin berpendingin udara tersebut memiliki ukuran bore x stroke 50 x 63,1 milimeter dengan rasio kompresi 10:1.

Menurut Octavianus, karakter mesin tersebut sesuai dengan konsep Dax sebagai motor untuk menikmati perjalanan secara lebih santai. Mesin tersebut juga dirancang untuk mendukung penggunaan di area perkotaan.

Sistem suplai bahan bakarnya menggunakan teknologi PGM-FI. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 6,6 kW pada putaran 7.000 rpm dan torsi maksimum 10,4 Nm pada 5.000 rpm.

Penyaluran tenaga menggunakan kopling sentrifugal. Konfigurasi tersebut membuat pengoperasian motor lebih sederhana untuk digunakan dalam aktivitas berkendara harian maupun perjalanan santai.

Tidak hanya mesin, bagian kaki kaki juga menjadi perhatian. Honda ST125 Dax menggunakan suspensi inverted telescopic di bagian depan dan suspensi ganda di belakang yang terpasang pada frame.

Untuk sistem pengereman, cakram berdiameter 220 milimeter digunakan pada roda depan, sementara roda belakang menggunakan cakram berdiameter 190 milimeter.

Salah satu fitur keselamatan yang disematkan adalah ABS satu channel yang terintegrasi dengan Inertial Measurement Unit atau IMU. Sistem tersebut berfungsi membantu mencegah roda belakang terangkat ketika pengendara melakukan pengereman mendadak.

“Setiap detail pada motor ini dapat menjadi bagian dari ekspresi pengendaranya,” kata Octa.

Sumbu roda

Honda ST125 Dax memiliki jarak sumbu roda 1.198 milimeter dengan bobot 107 kilogram. Motor ini menggunakan roda berdiameter 12 inci dengan ukuran ban 120/70 di bagian depan dan 130/70 di belakang.

Kombinasi dimensi, bobot, suspensi, dan sistem pengereman tersebut melengkapi karakter Honda ST125 Dax sebagai motor yang membawa pendekatan berkendara santai, tetapi tetap dibekali perangkat modern.

Honda ST125 Dax sendiri pertama kali diperkenalkan secara global pada 1969. Konsep sebagai iconic leisure bike kemudian terus dipertahankan, dengan desain klasik yang dipadukan dengan teknologi masa kini.

Dalam penyegaran model terbarunya, AHM menambahkan dua pilihan warna baru. Candy Energy Orange memadukan warna oranye dan hitam, sedangkan Pearl Shining Black hadir dengan dominasi warna hitam.

Kedua warna tersebut tetap dipadukan dengan sejumlah komponen krom yang menjadi bagian dari tampilan khas Honda ST125 Dax.

Octavianus mengatakan, kehadiran pilihan baru tersebut diharapkan dapat melengkapi pengalaman pengguna Honda Dax.

“Kami berharap pilihan warna baru ini dapat semakin melengkapi kesenangan berkendara dan gaya hidup para pecinta Honda Dax di Indonesia,” pungkasnya. (nto)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.