TRIBUNNEWS.COM - Pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) dalam seleksi PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter non-Tenaga Kesehatan (Nakes) gelombang 1 telah selesai digelar pada Sabtu (5/9/2026). Nilai atau hasil CAT PPIH 2027 pun dapat dilihat secara langsung oleh peserta.
Hal tersebut tak terlepas dari kerja sama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan ujian CAT.
Diketahui, ujian CAT petugas haji 2027 digelar secara serentak di 35 titik kantor BKN dan unit pelaksana teknis (UPT) BKN yang tersebar di berbagai daerah serta diikuti sebanyak 1.344 peserta.
Melalui sistem CAT yang digunakan BKN, perolehan nilai peserta dapat dipantau secara langsung melalui tayangan live score.
Dengan demikian, peserta dapat mengetahui skor yang diperoleh setelah menyelesaikan ujian tanpa harus menunggu pengumuman nilai dalam waktu lama.
Sistem live score juga memungkinkan peserta memantau hasil CAT secara terbuka sesuai dengan data yang ditampilkan dalam sistem.
Untuk memastikan nilai yang tercatat merupakan hasil akhir, peserta perlu memperhatikan titik lokasi (tilok) ujian serta status pengerjaan setelah nomor peserta.
Pastikan status peserta telah menunjukkan keterangan "SELESAI".
Jika status setelah nomor peserta sudah tertulis "SELESAI", maka peserta dapat memastikan, proses pengerjaan CAT telah berakhir.
Nilai yang ditampilkan pun merupakan hasil dari ujian yang telah dikerjakan.
Misal 482XXXX SELESAI (100 dari 100) Nama Peserta Skor 93.
Baca juga: 1.344 Calon Petugas Haji Ikuti Ujian CAT Gelombang 1, Kemenhaj Gandeng BKN Perkuat Transparansi
Bagi peserta yang ingin melihat hasil CAT PPIH 2027 gelombang 1, berikut link yang dapat digunakan untuk mengecek nilai atau skor seleksi PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter:
1. Lokasi BKN Pusat (Cililitan): Link
2. Lokasi Kantor Regional I BKN Yogyakarta: Link
3. Lokasi Kantor Regional II BKN Surabaya: Link
4. Lokasi Kantor Regional III BKN Bandung: Link
5. Lokasi Kantor Regional IV BKN Makassar: Link
6. Lokasi Kantor Regional V BKN Jakarta (Ciracas): Link
7. Lokasi Kantor Regional VI BKN Medan: Link
8. Lokasi Kantor Regional VII BKN Palembang: Link
9. Lokasi Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru: Link
10. Lokasi Kantor Regional IX BKN Jayapura: Link
11. Lokasi Kantor Regional X BKN Denpasar: Link
12. Lokasi Kantor Regional XI BKN Manado: Link
13. Lokasi Kantor Regional XII BKN Pekanbaru: Link
14. Lokasi Kantor Regional XIII BKN Aceh: Link
15. Lokasi UPT BKN Semarang: Link
16. Lokasi UPT BKN Serang: Link
17. Lokasi UPT BKN Ambon: Link
18. Lokasi UPT BKN Kendari: Link
19. Lokasi UPT BKN Mamuju: Link
20. Lokasi UPT BKN Palu: Link
21. LokasiUPT BKN Pontianak: Link
22. Lokasi UPT BKN Lampung: Link
23. Lokasi UPT BKN Bengkulu: Link
24. Lokasi UPT BKN Jambi: Link
25. Lokasi UPT BKN Pangkal Pinang: Link
26. Lokasi UPT BKN Balikpapan: Link
27. Lokasi UPT BKN Palangkaraya: Link
28. Lokasi UPT BKN Tarakan: Link
29. Lokasi UPT BKN Kupang: Link
30. Lokasi UPT BKN Mataram: Link
31. Lokasi UPT BKN Gorontalo: Link
32. Lokasi UPT BKN Ternate: Link
33. Lokasi UPT BKN Batam: Link
34. Lokasi UPT BKN Padang: Link
35. Lokasi UPT BKN Sorong: Link
Sementara itu, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo mengatakan, pelibatan BKN merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola seleksi petugas haji.
"Tahun ini, Kemenhaj menggandeng BKN dalam pelaksanaan CAT. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan, objektif, dan profesional," kata Puji di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Puji, penggunaan sistem CAT memungkinkan pelaksanaan ujian berlangsung dengan standar yang seragam.
Selain itu, proses pelaksanaan hingga hasil ujian dapat dipantau secara langsung atau live.
"Yang kami cari adalah peserta yang memiliki kemampuan teknis, integritas, manajerial, dan orientasi pelayanan kepada jemaah," ujar Puji dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com.
Puji mengatakan, petugas haji nantinya akan berhadapan dengan beragam kebutuhan jemaah, termasuk jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Oleh karena itu, kemampuan teknis perlu diiringi dengan kesiapan mental, integritas, serta komitmen kuat dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.
"Petugas haji adalah bagian penting dari wajah pelayanan haji. Karena itu, proses untuk memilihnya harus dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Puji.
Pelaksanaan CAT di 35 titik kantor BKN dan unit pelaksana teknis BKN juga bertujuan memudahkan peserta mengikuti ujian dari daerah masing-masing.
Hasil CAT selanjutnya akan menjadi salah satu bahan penilaian dalam rangkaian seleksi PPIH untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.
Pada ujian gelombang 1 kali ini, peserta CAT terdiri atas calon PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi formasi nonkesehatan.
Untuk PPIH Arab Saudi, seleksi mencakup enam layanan, yakni Bimbingan Ibadah, Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, Jemaah Lansia dan Disabilitas, serta Media Center Haji (MCH).
Sementara untuk PPIH Kloter, seleksi hanya untuk layanan Bimbingan Ibadah.
Setelah CAT gelombang 1, Kemenhaj juga akan menggelar CAT gelombang 2 yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 12 September 2026.
(Tribunnews.com/Sri Juliati)